Agusrin saat memberikan kata sambutan ketika mendaftar sebagai bakal calon gubernur di KPU Provinsi Bengkulu, Minggu (6/9/2020).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pendaftaran calon Gubernur Bengkulu dan calon Wakil Gubernur Bengkulu Agusrin-Imron disambut meriah pendukungnya, mulai dari Bandara Fatmawati hingga sepanjang jalan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dipadati ribuan massa.

Setiba di Bandara Fatmawati Agusrin M Najamuddin ini sudah disambut dan diiring-iringi pendukungnya hingga sampai ke KPU.

Tidak hanya itu, Agusrin juga disambut memori (Kenangan) lama saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur Provinsi Bengkulu pada 2010 yang lalu dengan sederetan hand tracktor yang dibawah oleh Petani dari setiap kabupaten Provinsi Bengkulu yang menghiasi trotoar jalan.

Hal tersebut menambah semangat Agusrin untuk menjabat kembali menjadi Gubernur Bengkulu, karena masyarakat masih antusias menginginkan ia kembali untuk membangun Provinsi Bengkulu lebih baik lagi.

Yang mana saat Agusrin menjabat Gubernur Bengkulu, dia memiliki program “10 hektare satu hand tracktor” ini salah satu dari empat pokok programnya dalam meningkatkan produksi pangan.

Pertama, peningkatan dan perbaikan irigasi, kedua bantuan sarana produksi khususnya benih, ketiga revitalisasi penyuluh pertanian dan keempat perbaikan mekanisme pertanian salah satunya yaitu dengan membagikan hand traktor.

Setiba di KPU Agusrin-Imron juga disambut para pendukungnya, sehingga aparat kepolisian terlihat ramai berjaga-jaga mulai di jalan hingga pintu gerbang masuk KPU dijaga ketat oleh pihak kepolisian.

Setelah selesai penyerahan persyaratan dan dokumen-dokumen ke KPU Provinsi Bengkulu, Agusrin-Imron berserta partai pengusung menjumpai awak media memberikan sambutannya.

“Hari ini saya sangat terharu ketika menginjakkan kaki di Provinsi yang kita cintai ini, sekian banyak masyarakat yang menjemput, mungkin ini semua kekangenan ke kita yang jarang sekali pulang. Bahkan saya tidak mengomentari apapun jalannya roda kepemerintahan setelah saya tinggalkan sekian tahun yang lalu,” ungkap Agusrin M Najamuddin, Minggu (6/9/2020).

“Dan semua saya lakukan karena saya ingin memberikan kesempatan siapapun yang memimpin Provinsi Bengkulu ini untuk tidak diganggu, saya tidak pernah mengkritik sekalipun, bahkan saya rutin memberikan masukan pada Gubernur-gubernur setelah saya dan itu saya lakukan sampai hari ini,” katanya.

Melihat fenomena pada saat ini, sambung Agusrin, dimana Provinsi Bengkulu posisi Provinsi paling miskin di Sumatera, hal ini bukan kesalahan siapa-siapa, bukan kesalahan pemerintah, tetapi kesalahan kita semua, termasuk kesalahan dirinya juga.

“Kenapa hari ini kita menjadi Provinsi yang paling termiskin di Sumatera? dengan kondisi itulah saya yang tadinya tidak sama sekali berminat kembali untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur di Provinsi Bengkulu akhirnya kemudian saya terpanggil kembali.” tegasnya.

Melihat fenomena yang sedang terjadi di Provinsi Bengkulu pada saat ini, dengan predikat Provinsi Bengkulu termiskin di Sumatera dan menurut hasil survei masyarakat menginginkan Agusrin kembali untuk memimpin Bengkulu.

“Adik saya Sultan menyampaikan berkali-kali kepada saya bahwa fenomena ini tanggungjawab kita untuk memperbaiki Provinsi ini, menurut hasil survei kata Adik saya bahwa saya posisi paling tinggi yang diinginkan oleh masyarakat Provinsi Bengkulu, apakah mau mengkhianati keinginan masyarakat, apakah begitu saja dibiarkan, lama saya merenungkan itu dan akhirnya saya terpanggil kembali,” katanya.

Ditempatkan yang sama Juru Bicara KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah, mengatakan bahwa hari Pasangan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Agusrin-imron sudah menyerahkan syarat pencalonannya.

“Hari pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Agusrin-Imron semuanya sudah lengkap dan sudah kita terima, begitu juga dengan syarat calon semuanya ada.” ungkapnya.

KPU Provinsi, sambungnya, setelah selesai menerima dokumen seluruh calon, dan mulai besok akan melakukan tahap selanjutnya, yang tahap tersebut akan melakukan kroscek keabsahan secara administrasi.

“Mulai dari tanggal 7 hingga 12 kita akan melakukan kroscek keabsahan secara administrasi dan tanggal 13-14 kita umumkan untuk melakukan perbaikan untuk melengkapinya kembali,” pungkasnya. [Soprian]