PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Pasangan Bakal Calon Bupati/Bakal Calon Wakil Bupati pada saat melakukan pendaftaran ke KPU Rejang Lebong wajib menyerahkan hasil uji Swab dan pendamping pasangan calon juga dibatasi yang masuk ke gedung KPU. Hal ini disampaikan Koordinator Divisi Tekhnis dan Penyelenggaraan Pemilu KPU Rejang Lebong, Visco Putra Alexander.

“Perubahan PKPU 6 tahun 2020 dalam kondisi pandemi Covid-19 dipasal 50 a ayat 1 menyebutkan pasangan calon wajib melakukan swab test atau RT PCR sebelum tahapan pendaftaran. Artinya pada saat melakukan pendaftaran, hasil swab tersebut harus menyertakan dengan sejumlah dokumen yang harus diserahkan. Dan hasil swab ini akan menjadi prasyarat KPU ketika memberikan surat pengantar pemeriksaan kesehatan ke Bengkulu nanti,” kata Visco, Rabu (2/9/2020).

Ditambahkan Visco, meski pada saat pendaftaran pasangan Calon dinyatakan positif Corona maka bakal pasangan calon tidak diperkenankan hadir pada saat pendaftaran ke KPU.

“Yang pasti meski positif corona, tidak membatalkan pencalonan tapi pendaftaran bisa diwakilkan tapi harus ada pernyataan dari yang bersangkutan tidak bisa hadir karena positif corona. Kalau positif corona maka Pasangan Calon wajib mematuhi protokol kesehatan dan menjalani isolasi mandiri selam 14 hari, untuk pemeriksaan kesehatan dilakukan setelah kondisi pasangan calon sehat,” kata Visco.

Visco juga menyampaikan untuk pendaftaran pasangan calon, KPU akan membatasi orang yang masuk ke aula.

“Yang diperkenankan masuk ke aula KPU hanya bakal pasangan calon, LO 1 orang dan pimpinan partai politik yang menjadi pengusung, sisanya termasuk suami atau istri tidak diperkenankan masuk ke aula KPU. Seluruh yang hadir mendampingi paslon wajib menyatai protokol kesehatan pencegahan Covid, minimal mereka menggunakan masker,” kata Visco.

Visco juga menyebutkan bahwa seluruh pasangan calon telah berkoordinasi dengan KPU terkait pendaftaran, namun yang dilakukan secara lisan.

“Secara lisan sudah ada koordinasi, tapi untuk tertib administrasi kita meminta seluruh paslon paling lambat meyampaikan surat resmi ke KPU terkait penyerahan jadual penyerahan berkas dokumnen pencalonan nanti paling lambat H-1 sebelum menyerahkan persyaratan pencalonan. Ini untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” pungkas Visco. [Julkifli Sembiring]