PedomanBengkulu.com Bengkulu Tengah – Dalam pembangunan jalan tol Bengkulu-Lubuk Linggau, proses pembebasan lahan untuk di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) sudah hampir selesai. Dari 6 desa yang terdampak, 5 desa telah mencapai 84 persen total uang ganti rugi yang disalurkan menembus angka Rp 136 miliar.

Lima Desa yaitu Desa Padang Ulak Tanjung (PUT) dan Jumat Kecamatan Talang Empat, Desa Lagan dan Taba Lagan Kecamatan Semidang Lagan, Desa Penanding Kecamatan Karang Tinggi dan Desa Sukarami Kecamatan Taba Penanjung.

“Tim KJPP sudah melakukan perhitungan nilai ganti rugi lahan dan tanam tumbuh di 5 desa yang terkena dampak pembangunan tol dengan total uang ganti ruginya menembus angka Rp 136 miliar,” kata Kepala Kantor BPN Benteng, Ir Hazairin Masrie MM melalui Kasi Pengadaan Tanah, Erianto, Rabu (23/9).

Dijelaskan Erianto saat ditemui awak media, dari 5 desa tersebut, sebagian besar sudah menerima uang ganti rugi yang ditransfer ke rekening masing-masing warga terkena proyek (WTP). Hanya tersisa 5 WTP yang belum. Yaitu, 2 WTP di Desa Lagan dan 3 WTP di Desa Jumat.

“Hanya desa Sukarami yang tersisa dari 6 desa yang akan dibebaskan tahap pertama. Untuk tim KJPP sendiri sudah turun melakukan perhitungan, namun hasil perhitungan itu belum disampaikan ke BPN,” jelasnya. [Hendri Suwi]

Berikut Pembebasan Lahan Terdampak Pembangunan Tol:

Nama Desa dan Bidang Tanah WTP Status
1 PUT 50 41 Selesai 100 persen
2 Lagan 69 50 (Tersisa 2 WTP Konsinyasi di PN)
3 Tb. Lagan 3 2 Selesai 100 persen
4 Jumat 96 66 (Tersisa 3 WTP belum setuju)
5 Penanding 94 76 Selesai 100 persen
6 Sukarami 113 88 Tunggu Hasil KJPP