Berdasarkan hasil pengukuran Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang telah melakukannya sejak tahun 1915 hingga terbaru pada tahun 2011, dengan sangat yakin NASA menetapkan bahwa Gurun Lut di Iran adalah tempat terpanas di bumi dengan suhu terpanas mencapai 71 derajat celcius. Wow!

Untuk melakukan pengukuran dan sesuai dengan standar Organisasi Meteorologi Dunia (PDF), alat pengukuran harus terletak paling tidak 1,2 hingga 2 meter dari tanah dan terlindung dari sinar matahari langsung, meski tidak dapat ditempatkan di bawah pohon atau di dalam bangunan juga.

Sementara pada metode lama, pengukuran tidak mempertimbangkan hal tersebut sehingga saat pertama kali NASA tertarik dengan suhu bumi, hal itu belum dapat diklaim sebagai sesuatu yang sesuai standar. Seperti misalnya, mengapa permukaan aspal pasti lebih panas dari pada udara di sekitar kepala kita.

Citra satelit gunung tamu maasif (Geology.com)

Tidak hanya itu, NASA juga mempertimbangkan perubahan suhu dari waktu ke waktu, sehingga pada pengukuran kali ini NASA menggunakan data 7 tahun data suhu yang tercatat dengan baik sesuai dengan standar yang ada.

NASA dapat memastikan dengan tegas, bahwa memang Gurun Lut adalah tempat di bumi yang paling panas, terutama pada 5 dari 7 tahun data yang telah dikumpulkan, yaitu 2004, 2005, 2006, 2007, dan 2009.

Namun, meski dinyatakan sebagia tempat terpanas di dunia, pernah pada tahun 2003, kondisi terpanas justru berada di semak belukan Queensland. Kemudian pada taun 2008, Gunung Flaming juga giliran menjadi yang terpanas. [Ricky]

Lokasi gunung tamu massif (Sumber: geology.com)