Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyerahkan akta kematian kepada pihak keluarga.

Pemkot: Tidak Hanya Akta Kematian, Ambulan JSPS Antar Jenazah ke Sumut

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu selalu hadir di tengah-tengah masyarakat baik dalam suka ataupun duka, hal ini karena Pemkot Bengkulu ingin menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat sesuai Visi-misi Bengkulu Religius dan Bahagia.

Pemkot Bengkulu hampir setiap harinya menyambangi rumah Warga, kali ini Pemkot Bengkulu menyambangi rumah warga yang tertimpa musibah, dan tidak hanya memberikan ucapan berbelasungkawa Pemerintah juga memberikan pelayanan publik seperti menyerahkan langsung Akta kematian dan lain-lain.

Wakil Walikota Dedy Wahyudi didampingi Camat Sungai Serut Purwanto Budi Utomo serta Lurah Surabaya melayat ke rumah duka warga non muslim atas nama Martoba Malau di Kelurahan Surabaya, Kecamatan Sungai Serut, Minggu (20/9/2020).

“Atas musibah ini, saya minta pihak keluarga tetap sabar menghadapi cobaan ini. Semua ini sudah menjadi takdir dari Tuhan, ikhlaskan agar mendiang tenang disana nanti, jangan lupa doakan terus saat lagi ibadah nanti,” ungkap Dedy saat di rumah duka.

Dedy Wahyudi sebagai perwakilan Pemerintah Kota Bengkulu dan Masyarakat sangat berduka cita atas kepergian salah satu warga dan dirinya mengatakan bahwa kehadirannya sebagi bentuk kepedulian Pemerintah.

“Mewakili Pemkot, saya turut berduka atas meninggalnya saudara kita ini. Hadirnya saya disini menunjukkan pemkot tidak membedakan ras, agama, suku dan budaya. Siapapun pun itu dan apapun agamanya. Dan apabila pihak keluarga membutuhkan bantuan, kita siap membantu,” jelas Dedy.

Diselah-selah dalam keadaan berduka, Dedy Wahyudi juga langsung menyerahkan akta kematian kepada pihak keluarga dan itu semua adalah wujud menciptakan masyarakat yang religius dan bahagia.

“Hari ini kita juga langsung menyerahkan akta kematian kepada pihak keluarga. Ini merupakan komitmen Pemkot membantu keluarga yang tertimpa musibah dengan memudahkannya mengurus administrasi dan kependudukan (adminduk) kematian yakni kita antar langsung tiga dokumen terkait yakni akta kematian, kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP) berstatus cerai mati,” tutur Dedy.

Selain itu, Pemkot Bengkulu juga memberikan fasilitas berupa ambulans gratis program Jemput Sakit Pulang Sehat (JSPS) kepada pihak keluarga untuk mengantarkan jasad korban ke Provinsi Sumatera Utara.

“Ya, kita mendapat pesan dari pihak keluarga yang ingin meminjam ambulans Pemkot untuk mengantar jasad ke Provinsi Sumatera Utara. Jadi wujud kepedulian, kita mempersilakan pihak keluarga untuk menggunakan ambulans gratis pemkot. Dan kita doakan semoga keluarga selamat sampai tujuan,” pungkas Dedy.

Ditempat yang sama salah satu pihak keluarga, atas nama Kontas Malau mengucapkan ribuan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan Pemerintah Kota Bengkulu terhadap keluarganya.

“Terimakasih untuk Pemkot Bengkulu khususnya Bapak Walikota dan Wakil Walikota yang telah merespon kebutuhan kami dan langsung membantu dengan memberikan fasilitas ambulans gratis untuk membawa jasad kakak kami. Sebagai warga Kota Bengkulu kami merasakan betul saluran tangan pemerintah dengan menunjukan kepeduliannya,” ujar Kontas. [Soprian]