Lahan pemukiman rumah warga yang longsor.

PedomanBengkulu.com, Seluma – Bencana alam longor terjadi di desa Lokasi Baru kecamatan Air Periukan kamis (10/9/2020) malam. Longsor terjadi sekitar pukul 20.00 malam, saat hujan deras mengguyur kabupaten Seluma. Akibat dari longsor tersebut menyebabkan lahan pemukiman rumah warga salah satunya Wasisto (45) tergerus hingga lima meter.

“Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 20.00, tanah di perkarangan kami ini hanyut karena longsor, terseret anak sungai buatan. Sudah lima meter tergerus hanya tinggal satu meter lagi rumah kami bisa kena,” jelasnya saat ditemui Jum’at (11/9/2020) pagi.

Pantauan di lokasi longsor tampak tanah di perkarangan rumah sudah tegerus ke sungai, karena disebabkan debit air yang tinggi saat hujan terjadi kamis kemarin. Warga mengawatirkan longsor ni dapat semakin parah, dan menggerus rumah.

“Memang sudah seharusnya dibangun karena ini bisa semakin para, karena bukan hanya rumah kami saja yang bisa kena, masih banyak rumah lainnya,” jelasnya.

Pjs. Kades Lokasi Baru, Sukaryanto menyatakan, Pemerintah Desa telah mengajukan pembangunan pelapis tanah atau bronjong, agar longsor tidak semakin parah. Akan tetapi sampai saat ini belum ditindaklanjuti.

“Sudah kami ajukan sebelumnya, tetapi memang belum ditindaklanjuti. Padahal dipinggiran sungai sedikitnya ada tiga puluh rumah, yang terancam bila terjadi longsor kembali,” ujarnya.

Adapun saat ini warga tetap beraktivitas, meski ancaman longsor susulan bisa saja terjadi. Hujan masih mengguyur kabupaten Seluma hingga jum’at siang, namun tidak selebat seperti hari kamis kemarin. [IT2006]