PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi kembali mengaktifkan posko penaggulangan Covid-19 di perbatasan Rejang Lebong – Lubuk Linggau. Diaktifkanya posko tersebut untuk antisifasi penyebaran Covid-19 di Rejang Lebong.

“Sekarang ini sudah ada 32 kasus Covid-19 di Rejang Lebong, ini sudah mengkawatirkan, makanya harus ada penegakan disiplin masyarakat. Kita juga kembali mengaktifkan posko diperbatasan untuk melakukan pengecekan terhadap orang yang masuk di wilayah Rejang Lebong, sehingga kita tahu orang yang begejala sehingga bisa cepat dilakukan pencegahan. Sekarang kita mempersiapkan regulasi untuk pembukaan posko diperbatasan ini karena harus ada personil dan pendanaanya,” kata Bupati, Senin (14/9/2020).

Bupati juga menyampaikan bahwa ia sudah mengelurkan instruksi ke Gugus Tugas untuk lebih giat melakukan sosialisai penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Sekarang kita memperkuat dan mendorong disiplin, kita akan turun kesetiap kecamatan mengumpulkan tokoh masyarakat akan kita berikan edukasi baik protokol Covid maupun hal-hal lain supaya mereka paham tentang disiplin. Saya juga sudah perintahkan setiap desa setiap kantor setiap rumah ibadah pasang imbaun untuk pendisiplinan masyarakat,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan untuk pendisiplinan masyarakat, peraturan Bupati tentang pencegahan Covid-19 sudah mulai diberlakukan dan penerapan sanksi akan dimulai pada awal bulan Oktober.

“Sekarang ini masih dalam tahap sosialisai, awal bulan sudah kita terapkan pemberian sanksi. Saya juga sampaikan bahwa petugas yang melaksanakan Perbup tersebut boleh masuk ke rumah ibadah. Saya lihat sendiri, 30 persen yang masuk kedalam masjid tidak menggunkan masker. Didalam masjid itu berbahaya loh, karena banyak orang luar yang masuk, kita tau di dari mana apakah dari zona hitam, zona merah, apakah yang masuk ini bawa virus atau tidak. Makanya kita izinkan petugas masuk ke masjid untuk pendisiplinan,” kata Bupati.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid Rejang Lebong, hingga saat ini sudah ada 32 orang yang terpapar Covid-19. sejak tanggal (11/9) hingga tanggal (14/9) terjadi penambahan 2 kasus yakni kasus nomor 31 terkonfimasi pada tanggal (11/9), pasien yang terpapar yakni seorang Perempuan berusia 59 tahun warga Kecamatan Sindang Kelingi. Pasien tidak ada keluhan, saat ini dilakukan isolasi mandiri. Sedangkan Kasus 32 terkonfimasi pada tanggal (13/9), pasien yang terpapar seorang Perempuan berusia 60 tahun warga Kecamatan Binduriang. Pasien memiliki keluhan demam, mual dan lemas, saat ini dirawat di Rumah Sakit Ar Bunda Linggau.

“Dari 32 warga Rejang Lebong yang terpapar Covid-19 ini sebanyak 13 orang sudah sembuh dan saat ini masih ada 19 orang yang dalam perawatan,” ujar Jurubicara Gugus Tugas Covid 19 Rejang Lebong Syamsir. [Julkifli Sembiring]