PedomanBengkulu.com, Lebong – Pesta demokrasi Pilkada Lebong diwarnai dengan adanya video dugaan ujaran kebencian dan penghinaan kepada Calon Bupati Lebong nomor urut 3 Kopli Ansori. Dugaan penghinaan itu sendiri disiarkan secara langsung di-akun Facebook milik oknum ASN yang juga merupakan Pjs Kades Sukau Kayo Kecamatan Lebong Atas. Didalam video dengan bahasa Rejang tersebut, oknum Pjs Kades menyampaikan ajakan memilih kandidat pilihannya. Tetapi kata-kata yang bernada menghina dan terindikasi masuk ujaran kebencian terlontar, disaat orang yang sedang berjualan sayuran menyampaikan pilihannya berbeda dengan sang Pjs Kades.

Kendatipun sudah dihina dalam video Live Facebook oleh oknum Pjs Kades Sukau Kayo sekaligus ASN Pemkab Lebong tersebut. Cabup Lebong Kopli Ansori yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Lebong ini menyampaikan, bahwa dirinya dengan lapang dada sudah memaafkan Pjs Kades Sukau Kayo, bahkan dirinya sudah memberikan maaf, jauh sebelum video itu viral dan adanya video permintaan maaf Pjs Kades.

“Dihina tidak akan merubah derajat manusia dihadapan Tuhan, dari kecil saya juga sudah kebal dengan hinaan dan itu jadi penyemangat bagi saya untuk bekerja lebih baik. Jadi saya tidak kaget dan yang pasti dia (Pjs Kades,red) sudah saya maafkan,” sampai Kopli Ansori Rabu (30/9/2020) siang.

Baca: Bawaslu Investigasi Video Oknum Pjs Kades Berpolitik

Ditambahkan Kopli, terkait video viral tersebut, dirinya sudah menyampaikan kepada Ketua tim pemenangan Bahagia dan Sejahtera, maupun keluarga besarnya. Untuk tidak terpancing dan tetap menjaga pesta demokrasi Kabupaten Lebong dengan mengedepankan kampanye yang santun.

“Pilkada adalah pesta demokrasi untuk kami memenangkan hati rakyat, jadi jangan sampai terpancing dengan hinaan maupun hujatan. Yang jelas kita tetap konsisten, sesuai cita-cita awal saya dengan Pak Fahrurrozi untuk Kabupaten Lebong yang bahagia dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Kopli Ansori dan Fahrurrozi, Azman Maidolan menyampaikan apresiasi terkait kebesaran jiwa kandidat yang mereka usung, yang memberikan maaf kepada orang yang jelas menghina ke pribadinya. Dirinya bersama seluruh tim pemenangan Kopli Ansori- Fahrurrozi, tidak akan terpancing emosi dan tetap mengedepankan kampanye yang bermartabat.

“Saya salut dengan Pak Kopli Ansori yang sangat berjiwa besar. Walaupun dirinya dihina, ia tetap berikan maaf. Jika Pak Kopli saja yang dihina sudah memaafkan, maka kami dan tim juga harus begitu. Barisan bahagia dan sejahtera harus mendukung Pilkada Lebong yang damai, dengan cara yang sehat dan bermartabat. Insyah Allah kita menang dengan cara terhormat juga,” sampai Ketua DPD Demokrat Lebong yang akrab disapa Dolan ini.

Selanjutnya saat ditanya, apakah tim pemenangan Kopli Ansori – Fahrurrozi akan melakukan upaya hukum terkait dugaan kampanye hitam dalam video tersebut, Dolan menyebutkan, pihaknya mempercayakan semua proses yang dilakukan pihak-pihak terkait yakni Bawaslu Lebong.

“Yang jelas kita tidak mengambil langkah apapun, ada tidaknya unsur pelanggaran kita percaya kinerja Bawaslu Lebong,” demikian Dolan.[Supriyadi]