Ilustrasi.

Umat Islam dianjurkan agar senantiasa beribadah kepada Allah dan ikhlas hanya mengarapkan ridho Allah. Namun, perlu keistiqomahan dalam mengerjakannya agar bisa menjadi lading pahala.

Istiqomah dalam beribadah memang tak semudah yang dibicarakan. Namun, seorang muslim yang baik adalah yang selalu berusaha untuk istiqomah di jalan Allah. Meski terkadang malas dan berat, namun kunci istiqomah inilah yang membantu kita agar senantiasa beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’alla.

1. Meluruskan niat

Sebelum seseorang melaksanakan ibadah ia tentunya harus berniat dalam hati. Dengan memiliki niat yang lurus dan hanya mengharapkan ridha Allah subhanahu wa ta’alla, maka seseorang akan lebih mudah menjalankan ibadahnya dan tidak mudah tergoda pada hal-hal yang bisa menghalangi ibadahnya. Niat juga merupakan penentu suatu ibadah dan ia mendapatkan pahala atau ganjaran sesuai dengan niat ibadah dalam hatinya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini.

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”, (HR. Bukhary-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu).

2. Memahami makna syahadat

Seorang muslim tentunya mengetahui dan mengenal dua kalimat syahadat tapi tidak semua orang mengetahui makna sebenarnya dari dua kalimat syahadat. Untuk bisa istiqomah dalam beribadah maka seorang muslim harus bisa memaknai arti syahadat dan mengetahui bahwa dengan mengucapkan syahadat ia memiliki kewajiban sebagai seorang muslim termasuk dalam beribadah. Ibadah itu sendiri adalah suatu konsekuensi dari ucapan syahadat seorang muslim dan sifatnya mengikat.

3. Memperbanyak bacaan Alqur’an

Membaca Alqur’an setiap hari secara rutin adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri pada Allah subhanahu wa ta’alla dan membantu seorang muslim untuk lebih istiqomah beribadah di jalan Allah subhanahu wa ta’alla. Alqur’an sendiri adalah kitab suci umat islam yang bisa meneguhkan hati seorang muslim sehingga ia tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang mampu merusak imannya. Sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah subhanahu wa ta’alla berikut ini.

Katakanlah: “(Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)“, (QS An Nahl :102).

4. Bergaul dengan orang-orang shaleh

Hubungan manusia tidak terlepas dengan manusia lainnya dan perilaku seorang manusia juga biasanya dipengaruhi oleh orang-orang disekitarnya. oleh sebab itu jika ingin selalu istiqomah dalam beribadah maka banyaklah bergaul dengan orang shaleh karena mereka bisa menjadi kawan saat beribadah dan senantiasa menjagamu dalam kebaikan.

Rasulullah ShallAllahu ‘Alaihi wa Sallam menganjurkan untuk memilih teman. Karena sesungguhnya teman itu sangat mempengaruhi ketakwaan seseorang. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Dawud)

5. Berdoa dan berzikir kepada Allah subhanahu wa ta’alla

Allah adalah maha pembolak balik hati seseorang dan atas kuasa Allah menetapkan apakah Ia akan memberi seseorang hidayah ataukah menutup hati seseorang. Oleh sebab itu kita dianjurkan untuk senantiasa berzikir dan berdoa kepada Allah agar tetap istiqomah di jalan yang benar. Adapun doa yang bisa dipanjatkan agar diberi kekuatan untuk beristiqomah adalah sebagai berikut

“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” [HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792]

Itulah kunci istiqomah saat beribadah. Penting sekali untuk dilakukan agar bisa istiqomah di jalan Allah subhanahu wa ta’alla.[Suci Kusuma]