PedomanBengkulu.com, Bengkulu – MPR – RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bengkulu melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Tahun 1945, Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI Sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara Indonesia.

Sosialisasi empat Pilar MPR RI ini dibuka langsung Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad, melalui Video, meminta maaf karena ketidak kehadirannya di acara sosialisasi empat pilar di Bengkulu karena ada urusan mendadak.

“Hal ini sangat penting sekali dilaksanakan sosialisasi empat pilar sesuai dengan keadaan sekarang ini, karena keempat pilar tersebut adalah sebuah pondasi Negara kita,” ungkapnya melalui video yang ia kirim.

Pondasi ini sambungnya, seperti Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Tahun 1945, Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI Sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Saat sosialisasi empat Pilar Hj. Riri Damayanti John Latief menjelaskan bahwa sosialisasi ini sangat penting dilakukan, karena kita harus memiliki wawasan kebangsaan dan kita harus memiliki, atau memahami dasar pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Kita sebagai warga negara Republik Indonesia harus memaknai dan memahami apa itu dasar Negara seperti Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” ungkap Riri, di Gedung Perwakilan MPR – RI Provinsi Bengkulu, Sabtu (19/9/2020).

Riri Damayanti John Latief yang juga menjabat sebagai Pembina FPTI Kota Bengkulu ini, sangat mengapresiasi sosialisasi empat pilar yang bekerjasama dengan FPTI Kota Bengkulu, dan menjelaskan tentang sejarah Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

“Seperti memahami Pancasila tidak hanya sekedar sila-silanya saja, tapi juga sejarahnya yang diamanahkan oleh pendiri bangsa terdahulu,” ungkapnya.

Tidak itu saja, Riri juga menyampaikan kita sebagai warga negara yang baik harus memahami sejarah NKRI. Negara Indonesia terdiri atas wilayah yang luas dan tersebar dengan bermacam adat, suku, keyakinan serta budaya.

“Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945 merupakan awal berdirinya NKRI. Negara Indonesia diproklamasikan oleh para pendiri bangsa sebagai negara kesatuan,” pungkasnya.

Diketahui sosialisasi empat pilar yang digelar oleh MPR-RI bekerjasama dengan FPTI Kota Bengkulu ini juga dilanjutkan dengan Pelantikan kepengurusan FPTI Kota periode 2019/2023. [Soprian]