PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Seorang oknum Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Selebar dilaporkan masyarakat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bengkulu karena diduga terlibat mendukung salah satu Bakal Pasangan Calon (Balon) Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur Bengkulu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Berdasarkan informasi falid yang didapat media ini dari informan yang enggan disebutkan namanya, pada tanggal 29 Agustus 2020 deklarasi Tim Pemenangan salah satu Bakal Pasangan Calon untuk Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

“Setelah kami teliti ada oknum anggota Panwascam Selebar. Ini sudah kami laporkan kepada Bawaslu Kota Bengkulu tapi oknum ini cuma dapat teguran biasa,” kata Dia.

Selain itu, sambung Dia, pada tanggal 2 Agustus ada pembentukan tim lagi di salah satu Rumah Makan Kota Bengkulu dan disitu ada oknum Panwascam Teluk Segara Kota Bengkulu.

“Bagaimana kenetralan Bawaslu, ibarat kata Bawaslu ingin membersihkan lantai yang kotor tetapi memakai sapu yang kotor. Kami terus awasi Bawaslu tentang kenetralan sebagai penyelenggara Pemilu Kada,” ungkap Dia.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bengkulu Rayendra Pirasad saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/9/2020) membenarkan adanya laporan terkait Panwascam tersebut dan sekarang Panwascam tersebut sedang ditindaklanjuti.

“Ini masih dalam proses penanganan, jika terbukti bisa di kenakan sanksi peringatan atau di berhentikan sesuai dengan Peraturan Bawaslu nomor 4 tahun 2019 tentang mekanisme penanganan etik Panwaslucam, Banwaslu Kelurahan dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Rayendra.

Dugaan sementara yang dilakukan oleh Panwascam tersebut, kata Rayendra pelanggaran kode etik sebagai Panwascam.

“Dugaan pelangaran kode etik,” jelas Rayendra. [Anto]