PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Sempat merencanakan untuk melanjutkan pembangunan Gedung Dekranasda pada ditahun 2021 mendatang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), beberapa waktu lalu. Namun akhirnya saat ini PUPR memutuskan untuk pembangunan gedung Dekranasda tetap dilaksanakan dengan anggaran tersisa berkisar Rp1 miliar.

Dijelaskan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Bengkulu Tengah, Harmen Junaidi Senin (7/9/2020) diruangannya, kalau awalnya untuk lanjutan pembangunan Dekrasnasda pada tahun ini berkisar Rp 2 miliar lebih, dengan anggaran berkisar Rp 2 miliar lebih tersebut, PUPR menargetkan untuk pembangunan Dekrasnasda itu sudah selesai.

“Namun dikarenakan Covid-19 melanda dan diadakannya refocusing atau pemangkasan anggaran, maka anggaran pembangunan Dekranasda dipangkas dan hanya tersisa Rp 1 miliar. Dengan anggaran tersisa tersebut, maka hanya bisa mengerjakan hingga tahap kelima, untuk penyelesaian pembangunan gedung Dekranasda tidak bisa dilakukan tahun ini dan akan dilanjutan ke tahap keenam pada tahun 2021 mendatang,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sebenarnya pada tahun ini PUPR sudah mengajukan kepada pihak ketiga untuk menyelesaikan pembangunan Dekranasda hingga selesai, namun pembayaran dilakukan pada APBD 2021 mendatang atau dalam artian PUPR mengutang terlebih dahulu. Namun pihak ketiga menolak dan tidak ingin apabila mengerjakan hingga tuntas kemudian pembayaran pada 2021.

“Maka dengan anggaran tersisa sebesar Rp 1 miliar tersebut, kita mengerjakan lanjutan pembangunan Dekranasda tersebut hingga tahap kelima saja. Pada tahap ini kita hanya mengerjakan diluar struktur, seperti pengecatan gedung, memasang kramik dan lain sebagainya,” terangnya.

Lanjutnya, Gedung Dekranasda nantinya akan difungsikan diakhir tahun 2021, dengan menjadikan sebagai salah satu pusat kerajinan di Benteng.

“Baik itu kerajinan tangan maupun kerajinan lainnya. Gedung ini sengaja berlokasi di perbatasan dengan Kota Bengkulu, sehingga mudah dijangkau oleh pengunjung dari Kota Bengkulu dan Sekitarnya,” pungkasnya. [Hendri Suwi]