PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu Jumat (18/9/2020) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) secara virtual bersama Menkopolhukam, Mendagri, Kapolri dan Kejagung, berserta seluruh kepala daerah se-Indonesia. Rakor ini membahas penegakan hukum protokol Kesehatan pencegahan dan pengendalian cocod-19 Dipilkada serentak.

Rakor bersama ini membahas tentang penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Tujuannya untuk menekan angka konfirmasi positif Covid-19 di Kota Bengkulu, agar tidak menyebar terutama dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dan berbagai kegiatan yang mengumpulkan massa.

“Inti dari rakor ini mengajak seluruh stakeholder terutama dalam rangka pelaksanaan pilkada maka diimbau kepada kontestan dan seluruh para pendukungnya agar selalu tetap mengikuti protokol kesehatan, selalu memakai masker, jaga jarak dan tidak mengumpulkan massa,” ujar Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat mengikuti rakor secara virtual bersama Menkopolhukam, Mendagri, Kapolri dan Kejagung, di Balaikota Jumat (18/9/2020).

Dimana saat ini, update per 17 September 2020 perkembangan angka positif Covud-19 sebanyak 1.386 kasus. Ia berharap agar pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Bengkulu tidak menjadi Cluster baru dalam penyebaran Covid-19 .

Pemkot, kata Dedy sudah menetapkan sanksi terhadap pelanggaran penetapan protokol kesehatan dan pencegahan dan pengendalian Covid-19, yaitu seperti teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, denda administratif, tambahan bagi pelaku usaha, penghentian sementara usaha operasional dan pencabutan izin usaha.

Sebelum rakor ini, Kasatpol PP Kota Bengkulu Saipul Apandi mengatakan anggotanya bersama petugas yang tergabung dalam satgas Covid-19 yang sudah di SK kan oleh Walikota Bengkulu telah melakukan penertiban dan sosialisasi perwal nomor 29 tahun 2020 kepada pengunjung dan perkantoran yang tidak menggunakan masker/tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Tadi kita lakukan penertiban di kawasan perkantoran Pemerintah Kota Bengkulu di Kelurahan Bentiring. Dalam kegiatan ini, beberapa masyarakat yang terjaring langsung diberikan masker dan imbauan,” ujar Saipul.

Saat virtual bersama Menkopolhukam Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Penjabat Sesda Bujang HR, Kepala Bapenda, Kepala Kesbangpol, dan Plt Kasatpol PP. [Soprian]