PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menghadiri Deklarasi Pilkada serentak aman dari -19 bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bengkulu.

Deklarasi ini sesuai arahan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (MenkoPolhukam) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) saat rapat koordinasi melalui virtual beberapa waktu yang lalu.

“Atas nama Pemerintah Kota Bengkulu akan menginstruksikan kepada seluruh Camat, Lurah dan masyarakat apabila nanti ada pelanggaran serta tidak mematuhi protokol kesehatan, agar segera laporkan kepada pihak Bhabinkamtibnas, Polsek, bila perlu Kapolres langsung tindak segera,” ungkap Dedy Wahyudi, saat Deklarasi di Aula Mapolres, Kamis (10/9/2020).

Saat Deklarasi, Dedy juga menghimbau kepada elemen masyarakat agar tetap bersama–sama dan saling mengingatkan agar tidak ada pelanggaran-pelanggaran yang terjadi nantinya terutama melanggar protokol kesehatan COVID-19.

“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan untuk tetap mengutamakan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pada setiap tahapan pilkada 2020 sehingga resiko penyebaran virus Covid-19 dapat di minimalisir nantinya,” ujar Dedy.

Saat Deklarasi, Ketua KPU Kota Bengkulu Martawansyah menjelaskan bahwa KPU sudah mengeluarkan PKPU Nomor 6 tahun 2020 tentang tahapan Pilkada serentak wajib mengikuti protokol kesehatan covid-19.

“Setelah mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual. Kami dari pihak KPU untuk mewujudkan deklarasi Pilkada aman Covid-19 langsung mengeluarkan PKPU Nomor 6 tahun 2020 yang menegaskan untuk semua tahapan Pilkada nanti wajib menggunakan protokol kesehatan,” jelas Martawansyah.

Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, dalam mewujudkan pilkada aman dari Covid-19, mengajak seluruh elemen masyarakat maupun pemangku kepentingan untuk bersama-sama dalam mematuhi protokol kesehatan covid-19.

“Saya minta seluruh elemen masyarakat maupun pemangku kepentingan untuk bersama-sama berkomitmen mematuhi protokol kesehatan, demi mewujudkan Pilkada yang sehat dan aman Covid- 19,” ungkapnya.

Dengan adanya Deklarasi Pilkada aman dari Covid-19 ini, Pahala juga berharap seluruh masyarakat, seluruh elemen pemangku kebijakan harus mengikuti protokol kesehatan, agar kita semua terhindar dari covid-19.

“Harapannya setelah digelar deklarasi Pilkada aman Covid- 19 ini setiap tahapan Pilkada ini peserta hingga masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan demi keamanan bersama,” tutup Pahala. [Soprian]