Pemkab Diminta Segera Tindak Cepat

PedomanBengkulu.com. Mukomuko – Debit air hujan yang besar mengakibatkan desa Pondok Kopi Kecamatan Teras Terunjam longsor. Akibat longsor tersebut, salah satu rumah warga hampir terjun bebas ke Sungai Selagan yang hanya menyisakan setengah meter. Bersyukur, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Waka II DPRD Mukomuko Nopianto,SH mengungkapkan, atas kejadian ini pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk segera mengambil kebijakan dan tindakan dalam memperhatikan permukiman warga yang berdekatan dengan sungai.

“Pemkab harus mengambil kebijakan sebelum rumah warga yang berada dibibir sungai terjun bebas,” tutur Nopianto, Kamis (3/9/2020).

Kepala Desa Pondok Kopi, Sukri menyampaikan, dari 2016 sudah disampaikan dalam bentuk proposal dan ditanggapi datang dari wilayah sungai sumatra VII kelokasi pada tahun 2017. Namun, sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya dan beberapa hari belakangan reses Dewan Provinsi Bengkulu di desa Tunggal Jaya juga sudah sampaikan.

“Kini kalau kami hanya bisa berharap pada Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko supaya secepatnya mengambil kebijakan walaupun itu tanahnya Provinsi Bengkulu. Tetapi tidak ada salahnya Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko mengambil kebijakan. Kalau tidak, saya takut dalam waktu beberapa hari ini, rumah warga tersebut bisa terjun ke sungai karena sekarang diguyur hujan,” harapnya.

“Melalui Dinas terkait secepatnya mengambil jalan keluar dan juga kalau bisa sore ini bisa terjun langsung kelapangan melihat kondisi rumah tersebut dibibir sungai seperti apa,” tutupnya. [Angga]