Kelelawar tidur terbalik (Foto: howstuffworks.com)

Diantara Kita mungkin pernah melihat bagaimana kelelawar tidur, Baik secara langsung atau mungkin di televisi. Pertanyaannya, tidakkah kamu merasa aneh dengan pose kelelawar tidur dengan kaki di atas dan menggantung? Bukankah posisi itu sangat tidak menyenangkan menurut manusia?

Diantara kita semua, mungkin pernahkan mencoba bergantung dengan kepala di bawah, rasanya pasti tidak menyenangkan. Rasanya seluruh darah di tubuh akan menumpuk di bagian kepala dan tidak butuh waktu lama akan membuat kita pusing. Lantas bagaimana dengan kelelawar? Mengapa mereka melakukan itu?

Dilansir science ABC, berikut 3 alasan yang membuat kelelawar lebih menyukai tidur dengan cara menggantung.

1. Lebih Rileks

Tidak seperti umumnya makhluk lain, ternyata bagi kelelawar justru merasa lebih rileks dengan posisi terbalik, kaki di atas, kepala di bawah.

Ketika kaki mereka di atas dan kepala di bawah, justru berat tubuh mereka akan tertarik ke kaki bukan ke kepala, yaitu ke aras tendon yang terhubung ke cakar mereka dan membuat cengkeraman mereka menjadi lebih kuat. Sistem otot di kelelawar sangat berbeda dengan makhluk lain.

2. Untuk Keselamatan

Sama seperti banyak hewan lain yang memiliki sistem pertahanan masing-masing, seperti misalnya bunglon yang dapat berubah warna dan mengelabui musuhnya. Tidur dengan menggantung adalah cara yang paling tepat bagi kelelawar untuk bersembunyi dari mangsanya.

Tidur dengan cara itu, dapat membuat kelelawar tidur di banyak tempat yang tersembunyi dan jika ada yang menggangu otot mereka yang memang diciptakan untuk dapat lebih rileks dengan tidur menggantung, bisa lekas kabur.

3. Posisi Ideal Untuk Lepas Landas

Tidak seperti burung lain, posisi kaki di atas membuat kelelawar merasa lebih mudah untuk lepas landas dan terbang karena otot kakinya menjadi lebih kuat saat itu dan bisa langsung dilepaskan jika ada yang mengancam mereka. [Ricky]