PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Demi meningkatkan Pariwisata di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Pemkab manfaatkan bekas tambang yang telah terbengkalai menjadi objek wisata alam Bukit Kandis dengan mengajak Pemerintah Pusat bekerja sama dalam mewujudkan pariwisata di Bengkulu Tengah.

Dengan mengadakan pelatihan kegiatan panjat tebing alam Bukit Kandis di desa Durian Demang kecamata Karang Tinggi Bengkulu Tengah, yang semulanya merupakan bekas tambang batu yang terbengkalai menjadi objek wisata alam terbuka yang bisa dijadikan berbagai arena olahraga panjat tebing, motor cross, offroad dan lainnya.

Hal ini dijelaskan Bupati Bengkulu Tengah Dr.H.Ferey Ramli, SH.,M H Jum’at (4/9/2020) saat membuka acara pelatihan panjat tebing alam Bukit Kandis dalam pengembangan objek wisata yang menggandeng Kementrian Lingkuangan Hidup dan Pariwisata pusat.

“Ini dulunya bekas tambang batu, terbengkalai dan saat ini kita kelola menjadi objek wisata demi meningkatkan pariwisata di kabupaten Benteng,” kata Bupati.

Sementara itu kegiatan penanaman pohon juga di adakan dalam kegiatan ini, guna melakukan penghijauan dan meningkatkan berbagai aspek inprastuktur demi mendukung objek wisata. Pengembangan objek wisata sendiri didukung penuh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KEMENLHK RI) yang sempat hadir langsung mengunjungi acara pelatihan panjat tebing ini.

“Hari ini juga datang Kementerian dan putih Indonesia 2020 sebagai bentuk dukungan dan mempromosikan wisata kiat,” tegasnya.

Sigit Ralintoro mewakili Derektorat Jenderal PPKI Pusat juga menjelaskan, saat ini kabupaten Bengkulu Tengah hanya perlu melakukan beberapa aspek yang mendukung kemajuan pariwisata alam Bukit Kandis.

“Seperti penghijauan dan auning-auning demi mempercantik dan menambah daya tarik wisatawan,” jelasnya.

Kedepan, Sigit juga menambahkan, Kementrian akan membantu dan mendukung untuk mewujudkan kemajuan suatu daerah, baik di bidang pariwisata pembangunan dan yang lainnya. [Hendri Suwi]