PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah -Suatu usaha yang menjanjikan bagi petani, harga pisang mencapai ratusan ribu per satu tandan di pasaran. Di kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) petani pisang masih sangat minim atau sedikit, sebab masih banyak petani yang belum mengetahui harga pisang di pasaran sehingga masih sedikit yang berminat menekuni usaha perkebunan pisang.

Dijelaskan Sri Hartati (35) warga Taba Penajung kecamatan Taba Penanjung Benteng, salah satu petani pisang yang memanfaatkan lahan yang tidak begitu luas didekat warung kopinya di jalan lintas Liku Sembilan, pisang yang ia tanam berbagai jenis pisang. Hal ini ditekuninya sejak beberapa bulan lalu.

“Karena lahan untuk bercocok tanam yang lain sangatlah sedikit, karena lokasi tidak begitu luas. Saya berinisiatif untuk menanam pisang dan sekarang sudah beberapa kali dipanen,” jelasnya, Minggu (13/9/2020).

Ai juga menerangkan dari beberapa jenis pisang yang ditanam, pisang ambon merupakan pisang dengan nilai jual yang tinggi, yakni mencapai Rp.100.000 per tandan.

“Yang paling mahal dibeli sama pengepul pisang yang datang dari kabupaten Kepahiang itu biasanya pisang ambon mencapai Rp100 ribu per tandannya. Dan yang lain juga macam-macam harganya,” Kata Sri.

Untuk perawatan sendiri, Sri menceritakan untuk tanaman pisang tidak terlalu ribet. Hanya perlu dibersihkan dan melakukan pemilahan anak pisang tumbuh baik. Namun untuk hama sendiri, sri membeberkan banyak jenis hewan yang menjadi menyukai tanaman pisang dan menjadi kendala tersendiri.

“Kalau kebun jauh kita perlu ekstra dengan hama hewan. Seperti babi hutan, monyet hingga hewan-hewan lain yang merusak,” tutupnya. [Hendri Suwi]