Pedomanbengkulu.com, Seluma – Permasalahan mengenai lahan Hak Guna Usaha (HGU) di desa Jenggalu kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma terus berlanjut. Setelah dilakukan pendataan oleh Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Seluma, ternyata lahan seluas 65 hektar tersebut telah dibuat sertifikat berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan dipegang oleh masyarakat. Ini dibenarkan sendiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Seluma, Jakwan Hadinata pada pertemuan yang dilakukan di Pemkab Seluma, kamis (15/10/2020) kemarin.

“Itu mungkin kekhilafan teman teman di BPN sebelumnya, dan akan kami lakukan pengecekan kembali atas keluarnya sertifkat tersebut,” jelas Jakwan saat dikonfirmasi.

Bupati Seluma, Bundra Jaya secara tegas melarang lahan HGU tersebut digunakan kembali. Ini karena meningat lahan tersebut statusnya telah kembali menjadi milik negara, karena masa penggunaan sesuai HGU telah habis pada 2018 lalu.

“Saya minta jangan ada lagi aktifitas apapun di lahan tersebut, karena sudah jelas itu lahan milik negara,” jelasnya.

Polres Seluma Lakukan Koordinasi

Sementara itu Kapolres Seluma, AKBP. Swittanto Prasetyo (16/10/2020) mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya permasalahan mengenai lahan tersebut, ke Pemkab Seluma dan BPN. Kendari demikian pihaknya tetap melakukan koordinasi ke pihak terkait.

“Untuk saat ini belum kami lakukan pengusutan, saat ini baru kami lakukan koordinasi saja,” jelasnya. [IT2006]