PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Bantuan modal bagi usaha mirko kecil dan menengah (UMKM) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 2.400.000 per UKM, Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah menampung ribuan berkas usulan penerima bantuan permodalan usaha mikro (BPUM) dan untuk kuota pendaftaran sendiri tidak dibatasi.

Dijelaskan Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Benteng, Edward Novrin SH, melalui Kabid Koperasi, Mimi Noviarti saat diteu di ruangannya menjelaskan, pihaknya telah menerima berkas usulan dari 3.400 pelaku UKM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.700 usulan sudah diinput alias dikirim secara online ke sarver Kementerian Koperasi dan UKM RI.

“Kita tidak membatasi, bagi pelaku UKM yang ingin melakukan usulan. Dan kita setiap harinya terus melakukan penginputan data usulan. Sebab, setiap hari selalu ada berkas usulan yang disampaikan pelaku UKM,” jelas Mimi, Rabu (7/10/2020).

Mimi juga membeberkan sejauh ini, belum ada kepastian mengenai jumlah kuota calon penerima. Begitupula dengan batas waktu penyampaian berkas. Akibatnya, pihaknya terus menampung berkas yang disampaikan masyarakat.

“Dan untuk sampai saat ini, suda ada sekitar 400 pelaku usaha sudah menerima dana BPUM. Yaitu, sebesar Rp 2,4 juta,” bebernya.

Sesuai dengan ketentuan, pelaku usaha yang masuk dalam kategori penerima adalah mereka yang usaha produktif dengan modal tak lebih dari Rp 50 juta, tak berhubungan dengan pihak bank atau sedang melakukan pinjaman di pihak perbankan dan dana di rekening pribadi tak boleh lebih dari Rp 2 juta.

“Kami di tingkat kabupaten hanya mengusulkan. Untuk penerima sendiri ditetapkan langsung oleh pusat dan uangnya bantuan juga langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima,” tutup Mimi. [Hendri Suwi]