PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Perubahan anggaran penyaluran dana desa (DD) tahun 2020 yang banyak mengurangi berbagai pembangunan fisik, untuk penanggulangan bencana wabah Covid-19. Desa Taba Jambu kecamatan Pondok Kubang Kababupaten Bengkulu Tengah (Benteng), agar tidak terjadi simpang siur ditengah masyarakat, Kamis (22/10/2020) pagi melakukan sosialisasi pemanfaatan anggaran DD tahun 2020 kepada masyarakat.

Dijelaskan kepala desa (Kades) Taba Jambu M.Zul, guna memberikan informasi kepada masyarakat, pemerintah desa (Pemdes) Taba Jambu menghadirkan narasumber kepala dinas (Kadis) Pemerdayaan Masyarakat Desa (PMD) Benteng Tomi Marisi, Kasat Binmas Polres Benteng Iptu Untoro,S.H serta dihadiri langsung camat Pondok Kubang Zainal dan masyarakat desa Taba Jambu yang menjadi peserta sekaligus pengawas secara langsung kegiatan pemanfaatan DD desa Taba Jambu.

“Hari ini kita lakukan sosialisasi DD tahun anggaran 2020 yang mana telah melakukan pencairan tahap ketiga untuk tahun ini,” jelasnya.

Zul juga berharap, masyarakat dapat merasakan manfaat dari dana desa yang menjadi salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kemajuan desa dan masyarakat desa.

“Harapan kami, masyarakat dapat merasakan dan memanfaatkan secara bersama apa yang telah kita bangun ataupun DD yang kita salurkan untuk masyarakat,” terang Kades.

Sementara itu Kadis PMD saat ditemui PedomanBengkulu.com seusai meberikan materi kepada masyarakat menjelaskan, desa Taba Jambu untuk di kabupaten Benteng sendiri merupakan salah satu desa yang cepat dalam melakukan administrasi dalam pemanfaatan dana desa dari tahun ke tahun.

“Dari tahun sebelumnya hingga saat ini, desa Taba Jambu ini merupakan desa yang cekatan dalam pengurusan. harapan kita ini sebagai contoh bagi desa-desa lain,” terang Tomi.

Tomi juga meminta masyarakat desa Taba Jambu untuk aktif berpartisipasi dalam pembanguna desa dan kemajuan desa.

“Tadi respon masyarakat juga sangat baik, kita berharap masyarakat dapat membantu untuk melakukan pengawasan dan berperan aktif dalam pemanfaatan DD ini,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Iptu Untoro,S.H selaku Kasat Binmas Polres Benteng. Ia berharap masyarakat dapat memberikan berbagai masukan dan arahan kepada kades dan pemdes dalam melakukan pembangunan desa yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat desa bersama.

“Masyarakat berhak untuk mengawasi, agar tidak ada penyelewengan dan dapat dimanfaatkan dengan baik. Namun kita berharap tidak ada lagi penyelewengan DD dengan anggaran-anggaran fiktif seperti tahun-tahun sebelumnya seperti desa lain,” ujar Kasat. [Hendri Suwi]