PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Program pembagian beras mie (rasmi) bantuan covid-19 merata untuk seluruh warga Kota Bengkulu, membuat warga di desa iri. Iri dalam arti yang positif tentunya, sebab warga desa pun ingin mendapatkan program dengan pembagian bantuan yang merata di desanya.

Mereka juga iri, Helmi Hasan menggratiskan layanan ambulance, membantu anak yatim, hingga janda tua dan muda.

Warga desa merasa tak diperhatikan pemerintah, karena mereka tidak merasakan apa yang dirasakan warga kota.

“Pak Helmi Hasan gak adil, kenapa hanya warga kota. Kami yang di desa tak diperhatikan,” keluh warga Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong.
Keluhan ini dijawab calon Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan saat silaturahmi dengan warga Bermani Ulu Rejang Lebong.

“Inilah yang menjadi semangat saya untuk maju Pilgub Bengkulu. Saat jadi walikota, wewenang saya hanya di kota, tidak bisa membantu warga desa,” jawab Helmi Hasan.

Insya Allah jadi Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan akan menebar kebahagiaan yang dirasakan warga kota, juga bisa dirasakan ke seluruh warga di Provinsi Bengkulu. Helmi Hasan bersama calon Wakil Gubernur Bengkulu, Muslihan Diding Soetrisno juga berkomitmen, APBD untuk rakyat.

“Kasih tahu kami jika ada anak yatim di desa, juga janda tua, akan kita bantu. Untuk janda muda, kita bantu carikan pasangannya,” kata Helmi disambut tepuk tangan dan tawa bahagia. [Bay]