PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Perjalanan kampanye calon Gubernur Bengkulu nomor urut 01, Helmi Hasan, banyak menyisakan cerita. Terutama di kalangan emak-emak pengajian.

“Pak Helmi tolong semangatin kami ibu-ibu pengajian desa. Kami doakan, Insya Allah Bapak jadi Gubernur Bengkulu,” kata Rika Amiriani, warga Desa Padang Sepan Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara.

Di hadapan banyak warga lainnya, kalau jadi gubernur nanti, Rika berpesan agar Helmi Hasan terus memakmurkan masjid, dan membantu ibu-ibu menggiatkan pengajian.

“Nah masalahnya pak Helmi, kami ibu-ibu pengajian di Desa Padang Sepan ini terkendala tidak ada sound system. Mau kah pak Helmi bantu kami kalau jadi Gubernur Bengkulu nanti,” tanya Rika.

Menurut Rika, mereka bukan tidak mau urunan untuk membeli sound system. Tapi bagi Rika, seorang pemimpin harusnya peduli dengan kegiatan agama, karena itu membentuk moral bangsa.

Rika sering mendengar, Helmi Hasan dalam memimpin Kota Bengkulu sebagai Walikota, selalu mengajak warganya untuk memakmurkan masjid dan memperbanyak belajar agama lewat pengajian-pengajian.

“Ibu-ibu punya peran penting dalam membentuk moral dan akhlak yang baik bagi keluarga, suami maupun anak. Saya senang mendengar ibu-ibu punya semangat dahsyat untuk menggiatkan kegiatan agama,” jawab Helmi Hasan yang maju Pemilihan Gubernur Bengkulu bersama calon Wakil Gubernur, Muslihan.

Seharusnya, kata Helmi, pemimpin hadir untuk mendukung ibu-ibu pengajian, karena itu merupakan kebaikan yang dianjurkan agama.

“Ini menjadi semangat kami untuk memperluas kebaikan-kebaikan hingga bisa dirasakan ke seluruh Provinsi Bengkulu. Helmi Hasan itu tidak hebat, yang hebat hanya Allah. Insya Allah Helmi Hasan Gubernur, kita wujudkan permintaan ibu-ibu pengajian,” tegas Helmi disambut tepuk tangan emak-emak pengajian.

“Catat nomor HP saya, ini nomor saya bisa diakses siapa saja, 0811-737-646. Silakan ingatkan saya kalau nanti jadi gubernur, kita penuhi permintaan ibu-ibu. Kita wujudkan kebahagiaan ke seluruh provinsi kita tercinta ini,” tambah Helmi disambut teriakan takbir, emak-emak pengajianpun langsung membuka HP dan menyimpan nomor Helmi.

Tidak hanya soal sound system ibu-ibu pengajian, warga tampak bersemangat dan memberi tepuk tangan meriah ketika Helmi mengatakan akan mencabut Peraturan Gubernur Bengkulu yang menetapkan tarif bagi warga yang membutuhkan ambulance di RSUD M Yunus.

“Ambulance itu dibeli dengan uang rakyat. Kami akan berikan ambulance ke setiap desa, dan fasilitas itu gratis untuk digunakan rakyat. Jangan lagi terjadi seperti yang dialami orangtua warga Kaur, karena tidak ada uang untuk membayar ambulance RSUD M Yunus, ia terpaksa membawa jenazah anaknya dengan tas,” sesal Helmi.

Tak ayal, warga antusias mendukung Helmi Hasan karena konsisten dalam memimpin, dengan menciptakan banyak kebahagiaan dan membantu banyak warga.

Warga yang hadir, berhamburan mendekati Helmi untuk foto bersama, saat calon gubernur ini hendak pamit. Bahkan banyak ibu-ibu yang minta selfie bersama Helmi. (**)