Tempat paling berpetir di dunia (Gambar: Geology.com)

Dengan menggunakan data petir selama 16 tahun, para peneliti dapat memindai bumi untuk mengetahui area-area aktivitas petir yang intens pada resolusi 0,1 derajat. Hal ini menjadikan distribusi global kegiatan petir menjadi dapat dicatat.

Para peneliti mampu mengidentifikasi dan memberi peringkat wilayah-wilayah kecil di Bumi yang menghasilkan jumlah kilat terbesar selama periode pengamatan 1998-2013. Laporan terperinci dari itu semua kemudian diterbitkan dalam Buletin American Meteorological Society dengan judul “Where are the lightning hotspots on Earth?”.

Satu area kecil di Amerika Selatan bagian utara merupakan titik api utama di dunia. Tempat paling berpetir di dunia itu terletak di ujung selatan Danau Maracaibo, sebuah teluk payau di barat laut Venezuela. Area ini memiliki kerapatan kecepatan kilat 232,52. Itu berarti bahwa wilayah tersebut mengalami rata-rata 232,52 kilatan petir per kilometer persegi per tahun.

Untuk menggambarkan bagaimana hotspot Danau Maracaibo begitu tinggi intensitasnya, misalnya saja di hotspot kedua dan ketiga memiliki kepadatan laju kilatan 205,31, yaitu di wilayag Kabare, Republik Demokratik Kongo dan 176,71 di Kampene, Republik Demokratik Kongo.

Selain tempat itu, tidak ada yang mendekati atau menyaingi aktivitas kilat di kedua tempat tersebut. Selain Venezuela dan Republik Demokratik Kongo, lokasi-lokasi di Kolombia, Pakistan, dan Kamerun berada dalam sepuluh hotspot kilat top dunia.

Berikut Tabel daftar sepuluh tempat dengan intensitas petir terbanyak dunia.

1. Danau Maracaibo, Venezuela (232.52)
2. Kabare, Kongo (205.31)
3. Kampene, Kongo (176.71)
4. Caceres, Kolombia (172.29)
5. Sake, Kongo (143.21)
6. Daggar, Pakistan (143.11)
7. El Tarra, Kolombia (138.61)
8. Nguti, Kamerun (129.58)
9. Butembo, Kongo (129.50)
10. Boende, Kongo (127.52)

Ricky