Pedomanbengkulu.com, Bengkulu – Sesuai agenda yang telah ditetapkan, sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu memasuki musyawarah terbuka. Demi penyelesaian sengketa pemilihan yang akan berlangsung, pada 09 Desember 2020 mendatang.

Menurut informasi pedomanbengkulu.com, musyawarah di tengah kondisi non alam covid-19 ini guna meluruskan konflik pemilihan umum (Pemilu) yang sempat menjadi polemik. Bahkan, menjadi tranding-topic baik di media sosial maupun kalangan masyarakat Bumi Rafflesia.

Saat ini, Sabtu (17/10/2020) sekira pukul 13.45 WIB Bawaslu Provinsi Bengkulu sedang mempersiapkan perlengkapan musyawarah tersebut. Disamping itu, terlihat jelas pasukan Polri yang mengemban amanah melakukan kegiatan netralisir, di sekitar Kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu yang berlokasi di Jalan Indragiri No.1 Kelurahan Padang Harapan Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.

Pantauan pedomanbengkulu.com, demi mengantisipasi adanya kegiatan atau hal-hal tak diinginkan. Pasukan Polri Bengkulu sudah mempersiapkan mobil anti huru-hara Sat Samapta, disekitar kantor tersebut.

Namun, hingga berita ini diterbitkan dan diposting. Belum terlihat seorang pun perwakilan atau tim pemohon, yakni bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Agusrin M Najamudin dan Imron Rosyadi. Maupun, pihak termohon yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu. [Alfi]