PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Ada-ada saja ulah Diun Saputra, Ketua Milenial calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 01, Helmi Hasan dan Muslihan Diding Soetrisno (HM).

Saat menyampaikan arahan kepada anggota Milenial HM, Diun membuat suasana pecah dengan tawa.

“Ajak kawan-kawan milenial dan bapak ibu kita, untuk pilih yang ada jenggot dan kumisnya. Karena itu lanang nian (laki-laki banget),” kata Diun di depan anggota Milenial HM, Senin (26/10/2020).

Sontak teman-temannya tertawa cukup lama, “Lah kan bener. Lanang itu ciri khasnya jenggot dan kumis. Jadi gampang untuk ingat Bang Helmi dan Bang Muslihan, saat pencoblosan nanti,” terang Diun kepada teman-temannya.
Saat diwawancara wartawan, Diun mengatakan, ciri khas pria itu di jenggot dan kumis.

“Ciri khas pria itu kan jenggot sama kumis. Bang Helmi ciri khasnya kan jenggot, sementara Bang Muslihan ciri khasnya kumis. Jadi gampang dikenali saat pencoblosan 9 Desember 2020 nanti,” jelas Diun.

Memang, tidak semua pria berjenggot, berkumis atau brewokan, karena dicukur agar terlihat rapi. Namun menurut Diun, pria itu kodratnya ada tumbuh jenggot dan kumis.

Diun sempat berbagi cerita, ketika ia dan teman-teman milenial berkunjung ke salah satu daerah di Provinsi Bengkulu, untuk melihat milenial yang mau bergabung.

“Ketika kami ke sana, ada lanang yang mau gabung, tapi perawakannya melambai. Yang kami lihat, memang tidak ada bibit-bibit jenggot dan kumisnya yang tumbuh,” cerita Diun.

Di bagian lain, Diun bersama teman-temannya, siap memenangkan Helmi-Muslihan dengan mengerahkan seluruh milenial untuk menginformasikan ke masyarakat, lewat media sosial mereka.

Bagi milenial, program 20 kunci bahagia ala Helmi-Muslihan, banyak yang menyentuh kaum milenial. Seperti wifi gratis di setiap desa, 100 ribu lapangan kerja.

“Kami juga terkesan dengan program nikah diantar pakai mobil dinas gubernur. Itu sudah dibuktikan dan berjalan saat Bang Helmi Walikota Bengkulu. Jadi teman-teman yang mau nikah, bisa pakai mobil mewah punya rakyat,” kata Diun.

Termasuk program pesta nikah di Gedung Daerah, itu juga berkesan bagi kaum milenial ketika mereka hendak menikah.

“Nah temen-temen kan gampang menjelaskan ke masyarakat, karena Bang Helmi dan Bang Muslihan ada ciri khas jenggot dan kumis. Jadi masyarakat tinggal coblos jenggot atau kumis di kertas suara nanti,” tukas Diun. [Anto]