PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Plt Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi usai berkunjung ke rumah Dinas Walikota Mojokerto untuk konsultasi sekaligus belajar tentang pengelolaan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fadhilah dan berkunjung langsung ke BPRS Mojokerto, Selasa (27/10/2020).

Dedy yang didampingi jajaran Direksi PT BPRS Fadhilah, Plt Ketua PKK, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kadis Perindag, Kadis Pangtan, Direktur PDAM, dan Kabag Perekonomian disambut hangat oleh Choirudin selaku Dirut BPRS Mojokerto dan Direktur Operasional Reny Triana.

Pada pertemuan itu, Dedy menyampaikan langsung niatnya untuk belajar mengembangkan BPRS Fadhilah. Sebab, BPRS Mojokerto sudah berkembang dan sukses. Bahkan sudah mendapat Top BUMD nasional. Maka dengan semangat dan tekad yang bulat, Dedy juga ingin BPRS Fadhilah yang mendapat Top BUMD nasional.

“Kami ingin belajar banyak dari BPRS Kota Mojokerto. Karena Informasi yang kami dapat, BPRS Mojokerto tahun 2020 mendapat Top BUMD nasional, 1 tahun berjalan sudah BEP, pinjaman untuk UKM tanpa bunga dalam Program Pinjaman usaha Syariah (Pusyar),” sampai Dedy.

Ini, sebagai wujud bahwa Pemkot Serius mau memgembangkan PT BPRS Fadhilah. Meskipun baru satu bulan beroperasional, PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu serius ingin berkembang pesat sebagai Bank Pembiayaan Rakyat Syariah yang utama dan bermanfaat.

Untuk diketahui, BPRS Fadhilah Kota Bengkulu yang baru saja dilaunching memiliki tekad yang kuat untuk menjadi bank yang bermanfaat sesuai dengan motonya Utama dan Bermanfaat.

“Kami ingin mengetahui dan melihat langsung program – program unggulan dari Kota Mojokerto seperti Program Pembiayaan Usaha Syariah (Pusyar) BPRS, program ketahanan pangan skema probiotik, serta melihat pasar benteng pancasila yang proses pembayarannya menggunakan transaksi digital,” terang Dedy. [Soprian]