PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bengkulu kembali melakukan kegiatan razia penertiban balap liar di ruas jalan S. Parman Kelurahan Padang Jati Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, Sabtu (10/10/2020) malam.

Pada giat yang dipimpin Kanit Patroli Satlantas Polres Bengkulu Ipda Azmi Aryanto ini anggota Satlantas Polres Bengkulu tidak mendapati aktifitas balap liar yang biasanya kerap terjadi di daerah tersebut. Namun ada 4 unit sepeda motor yang diamankan petugas karena menggunakan knalpot racing yang melanggar ketentuan.

Kanit Patroli Satlantas Polres Bengkulu, Ipda Azmi Aryanto mengatakan, untuk balap liar berdasarkan pantauan anggota tidak ada, kemungkinan karena cuaca. Namun ada empat sepeda motor tersebut diamankan di daerah jalan S. Parman karena dipasang knalpot racing. Sepeda motor tersebut kemudian di bawa ke Pos Lantas Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu. Selanjutnya akan dikenakan sanksi tilang.

“Silahkan nanti pemilik sepeda motor mengikuti prosedur Sidang. Sidangnya akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2020,” kata Azmi Aryanto.

Azmi Aryanto mengimbau seluruh masyarakat Kota Bengkulu terutama para pemuda, agar tidak melakukan aksi balap liar, karena selain menganggu kenyamanan masyarakat, juga membahayakan, baik membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya yang melintas.

“Jangan melakukan aksi balap liar karena selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain,” jelas Azmi Aryanto. [Anto]

Berikut Dampak Negatif Balapan Liar

1. Berdampak mengganggu kelancaran jalan raya
2. Mengganggu Ketentraman masyarakat sekitar akibat suara kenalpot
3. Merugikan orang tua dan Membuat orang tua khawatir
4. Dapat memicu terjadinya tawuran antar geng motor
5. Sering terjadinya pelanggaran norma
6. Memicu terjadinya taruhan dan perjudian
7. Menyumbang angka kecelakaan lalu lintas
8. Membuang-buang waktu dan masa depan
9. Dampak terberat adalah kehilangan nyawa