PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Para guru dan tenaga pendidikan harus mampu meningkatkan kompetensi dan inovasi pada saat melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR RI fraksi PAN dapil Bengkulu, Hj. Dewi Coryati, M.Si pada saat membuka workshop optimalisasi peran guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran jarak jauh di massa pandemi covid-19 di Hotel Grage Horizon Bengkulu, Selasa (27/10/2020).

Dewi Coryati menyebut selama pandemi covid-19, PJJ ini memiliki tiga kendala yang harus dipecahkan, pertama soal sumber daya manusia (SDM), kedua soal jaringan, ketiga soal alat.

“Saat ini kita masih menghadapi pandemi covid-19, apakah tahun 2021 masih? kalau pun tidak kita masih terkena ekor pandemi covid-19 dan oleh karena itu para guru harus mampu meningkatkan kopetensi dan inovasinya,” ungkap Dewi Coryati.

Dewi Coryati menjelaskan persoalan SDM. Ia mengatakan, pandemi yang datang secara tiba-tiba membuat sdm tidak mempunyai kesiapan kesiapan sama sekali.

“SDM kita (guru,red) tidak pernah melakukan pembelajaran jarak jauh. Kemudian juga orang tua yang diminta untuk mendampingi anaknya selama pembelajaran, terus anaknya juga tidak ada kesiapan baik sarana dan prasarana yang ada,” jelasnya.

kedua soal jaringan, di Bengkulu masih banyak jaringan yang mungkin tidak banyak yang tercover, ataupun ada 20 persen jaringan yang tercover itupun sering drop, sehingga perlu mendapat perhatian dari Pemerintah.

Ketiga soal peralatan. Dewi Coryati menyebut bahwa tidak banyak orang tua yang memiliki peralatan seperti handphone, laptop dan sebagainya.

“Nah tiga hal ini yang harus diperhatikan pemerintah dan diluar dari itu belum ada kesiapan kita, makanya hari ini saya melobi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan workshop tentang bagaimana menghadapi pjj dalam era pandemi covid-19,” katanya.

Sehingga menurutnya, para guru dan tenaga pendidikan setelah melakukan wordshop ini dapat mengamati atau meniru dan memodifikasi bagaimana ilmu ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh sekolah-sekolah. [Medi Muamar]