Ilustrasi pohon roboh.

PedomanBengkulu.com Bengkulu TengahInnalillahi Wa Innalillahi rojiun, nasip naas menimpa Bayumi (12) warga desa Lubuk Langkap tewas tertimpah pohon saat mau mengambil madu.

Kejadian diperkirakan Jum’at (23/10/2020) sekitar pukul 14.00 WIB di blok G perusahan perkebunan Riau Agrindo Aagung (PT RAA), warga desa Lubuk Langkap kecamatan Bang Haji kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) anak dari Halim (50) warga desa Sekayun Mudik yang menikah ke desa Lubuk Langkap, karyawan weding PT RAA dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpah pohon dan tidak dapat tertolong.

“Dekat kuari Naspian lama lahan Juhandi, dimana anak ini berniat mengambil madu dan memanjat pohon yang ditumbuhi lebah yang bersarang,” jelas Adi kades desa Sekayun Mudik.

Dari informasi yang didapatkan, korban yang berniat mengambil madu sialang yang bersarang di sebuah pohon kayu yang telah berusia tersebut tertimpa akibat pohon yang di naikinya roboh dan menimpah tubuh korban.

Lokasi yang terjang dan pohon ukuranya sangat besar tersebut membuat evakuasi korban memakan waktu yang lama. Masyarakat berpartisipasi untuk membantu evakuasi dengan menggunakan beberapa mesin alat potong kayu (Sinso) untuk mengkat kasat korban.

“Saat ini sudah di ajak ke rumah duka di desa Lubuk Langkap,” tegas Adi. [Hendri Suwi]