PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Sebanyak 85.565 surat suara yang masuk sejak 28 hingga 29 November 2020 yang disalurkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu kepada KPU kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), setelah selesai dilakukan pengecekan dan pelipatan. Total 688 surat suara tidak layak pakai.

Hal ini dijelaskan Sekretaris KPU Benteng, Raja Sahnan, SP. MM kepada PedomanBengkulu.com Senin (31/11/2020) siang di ruanganya, dari surat suara yang masuk pada hari Sabtu (28/11) yang berjumlah 42.000 surat suara, sebanyak 72 mengalami kerusakan. Dan untuk hari selanjutnya ditanggal 29 November, 43.565 surat suara yang masuk ada 93 surat suara yang mengalami kerusakan.

“Setelah soltir dan pelipatan, dari 85.565 surat suara yang dibutuhkan ada 688 mengalami kerusakan jadi total yang dapat kita gunakan sebanyak 84.877 surat suara,” jelasnya.

Untuk menutupi kekurangan surat suara itu sendiri, KPU kabupaten Bengkulu Tengah telah melakukan pengajuan ke provinsi agar dapat ditutupi sebelum tahapan penyaluran ke kecamatan-kecamatan yang ada di kabupaten Benteng.

“Kita telah melayangkan berita acara, agar pihak provinsi dapat mengambil tindakan untuk menutupi kekurangan tersebut. Yang mana di provinsi ada 2.000 surat suara cadangan yang diperuntukkan untuk pemilihan ulang jika ada terjadi bencana,” terang Raja Sahnan.

Sementara itu kepada PedomanBengkulu.com Raja Sahnan menjelaskan untuk surat suara yang rusak dan tidak layak dipakai sendiri, KPU bekerjasama dengan Banwaslu dan Polres Benteng akan melakukan pemusnahan sebelum penyerahan logistik ke lapangan. [Hendri Suwi]