Aku lahir di Bengkulu dan telah makan minum dari tanah air yang ada di Kota Bengkulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Seluma, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Mukomuko, Kepahiang, Lebong dan Rejang Lebong.

Di Bengkulu aku dibesarkan bersama para sahabat yang berasal dari beragam suku seperti Rejang, Serawai, Lembak, Pekal, Basemah, juga Minang, Jawa, Batak, Sunda, dan sebagainya.

Tidak ada yang tidak terkesan dengan pantai-pantai berpasir putih yang ada di tempatku. Rumahku tak jauh dari rumah Bung Karno dan Fatmawati, ibu negara pertama Indonesia merdeka.

Masyarakatku religius. Aku sendiri adalah anak kandung Muhammadiyah. Ibuku penggerak Aisyiyah. Perayaan tahun baru Islam terbesar di Indonesia ada di tempatku.

Batik Besurek, batik bermotifkan kaligrafi Arab, tempat dimana ajaran Islam berpangkal sebelum menyebar ke seluruh dunia, merupakan batik khas daerahku.

Satu-satunya tempat bunga terbesar dan tertinggi tumbuh di dunia dalam beragam jenis ada di tempatku.

Satu-satunya benteng terbesar sisa penjajahan Inggris di nusantara, ada di kotaku.

Satu-satunya walikota di Indonesia yang terpilih secara langsung tanpa pernah ikut kampanye ada di kotaku.

Satu-satunya kepala daerah yang siap meninggalkan jabatannya nan empuk berbulan-bulan untuk menyampaikan agamanya Allah subhanahu wa ta’ala kepada umat manusia ada di kotaku.

Di Pilkada 9 Desember 2020, sebagai orang Bengkulu, aku pilih nomor satu (1), Helmi-Muslihan.

20 kunci bahagia harus wujud di tanah kelahiranku.

100 persen jalan provinsi mulus.

100 ribu hektare lahan produktif serta irigasi, handtracktor, bibit, pupuk, sertifikat gratis, hasil panen dibeli.

100 ribu ekor sapi, kerbau, kambing.

100 ribu lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan buruh, pekerja, PTT, dan ASN.

1 desa 1 ambulans.

1 desa 1 hafiz Alquran.

Beasiswa dan seragam sekolah gratis.

HM Samawa, peduli anak yatim, lansia, disabilitas, dan para janda.

Terwujudnya transportasi udara antar kabupaten/kota.

Tersedianya air bersih, lampu jalan, sarana olahraga, seni budaya, dan wifi gratis di setiap desa.

Pabrik pengolahan hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan.

Bantuan kapal dan alat tangkap nelayan.

Balai Raya dan mobil dinas Sabtu Minggu untuk rakyat.

RasMie terenak di dunia.

Berdirinya mini hospital di setiap kecamatan.

Menyediakan penginapan gratis bagi keluarga pasien dari desa di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu.

Terwujudnya pelayanan rumah sakit terbaik di dunia.

Program bedah rumah HM Bahagia.

Rumah ibadah makmur 24 jam.

Haji dan Umrah gratis.

Aku yakin pasangan nomor satu akan membawa kebahagiaan dan kehidupan yang religius di provinsiku.

Aku yakin yang akan menjadikan nama provinsiku harum di Indonesia, bahkan dunia, adalah pasangan nomor urut satu.

Dalam solatku aku selalu berdoa, ya Allah berikanlah kami pemimpin yang takut kepada-Mu dan mencintai kami, warga Bengkulu.

Rudi Nurdiansyah, Komunitas Menulis Bengkulu