PedomanBengkulu.com, Lebong – EA (22) warga Kelurahan Taba Anyar harus berurusan dengan polisi. Dirinya ditangkap diduga melanggar pasal setelah diketahui menggunakan uang palsu pecahan Rp. 100 ribu, dengan modus membeli rokok di warung manisan, yang tidak jauh dari Mapolsek Lebong Selatan Senin (30/11/2020) sekitar Pukul 09.00 WIB.

Mendapati laporan warga, terkait telah diamankan EA oleh pemilik warung, anggota Polsek Lebong Selatan langsung menghampiri tempat kejadian perkara dan sekitar Pukul Pukul 10.00 WIB, tersangka bersama barang bukti (BB) selembar uang palsu dengan nominal Rp.100 ribu.

Kapolsek Lebong Selatan AKP L Naibaho membenarkan telah terjadi dugaan tindak pidana mengedarkan dan atau membelanjakan uang palsu sebagaimana di maksud dalam pasal 245 KUHPidana. Serta pihaknya sudah mengamankan tersangka pelaku penyebaran Upal tersebut.

Dikatakan Kapolsek Naibaho, sekitar Pukul 09.00 WIB, anggota Polsek Lebong Selatan mendapatkan telpon dari pemilik warung, dan langsung menyampaikan bahwa ada orang membeli rokok menggunakan uang palsu.

“Pelaku penyebar Upal berhasil diamankan ke Mapolsek Lebong Selatan, berikut BB selembar uang kertas palsu pecahan Rp.100 ribu,” ungkap Kapolsek Naibaho.

Ditambahkan Kapolsek Naibaho,
Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Untuk pengakuan sementara dari tersangka, bahwa dirinya tidak tahu kalau uang tersebut adalah uang Palsu.

“Pengakuannya juga, Upal diperoleh dari seseorang yang tidak dikenal,” singkat Kapolsek Naibaho.

Jika melihat pasal yang disangkakan pada tersangka EA, atas dugaan tindak pidana mengedarkan dan atau membelanjakan uang palsu sebagaimana dimaksud dalam pasal 245 KUHPidana. EA bisa dijerat ancaman penjara maksimal 15 tahun.[Supriyadi]