PedomanBengkulu.com, Seluma – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia telah memutuskan daerah yang berada di zona kuning dan zona hijau dalam peta persebaran Covid-19, dapat kembali membuka sekolah dan menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Hal tersebut untuk menindaklanjuti penutupan sekolah yang telah dilakukan sejak Maret lalu, sejak adanya pasien pertama Covid-19 di Indonesia.

Sekolah di Kabupaten Seluma hingga saat ini masih ditutup, karena jumlah penderita Covid-19 yang terus mengalami pertambahan, sejak adanya pasien pertama pada Mei lalu. Akibatnya pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMP sederajat terpaksa menjalankan belajar dirumah. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma, Emzaili Hambali menyatakan, pihaknya belum bisa memutuskan untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar tatap muka.

“Sampai sekarang belum bisa dilakukan kegiatan belajar tatap muka, karena memang Seluma masih berada di zona merah.Oleh karena itu kami minta sekolah jangan dibuka dulu untuk pelajar, dan silakan lakukan metode pembelajaran baru,” jelasnya (5/11/2020).

Kendati demikian Dispendik terus mengamati situasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Seluma, untuk menentukan kelanjutan kegiatan belajar mengajar. Jika nantinya Seluma sudah menjadi zona hijau maka pihaknya akan melakukan koordinasi.

“Kalau nanti zona hijau pasti akan kami pertimbangkan. Saat ini kami juga terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu maupun Kemendikbud melalui video conference,” jelasnya. [IT2006]