PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Guru adalah seri taudalan dan tokoh penting dalam membangun sebuah peradaban. Mereka adalah tokoh yang selalu berusaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Apalagi ditengah Pandemi saat ini, kondisi pendidikan yang sebelumnya offline, kini di arahkan ke arah daring atau online untuk terus bisa melaksanakan proses pendidikan.

Tanggal 25 November 2020 yang jatuh pada hari Rabu kemarin, telah di tetapkan menjadi hari Guru Nasional. Hari untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan pendidikan dalam mengabdi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertepatan pada tanggal tersebut, ACT-MRI Bengkulu bersama BEM Poltekes Bengkulu telah mengimplementasikan program Aksi Bantu Guru Bengkulu.

“Program aksi bantu guru Bengkulu ini adalah bentuk kepedulian, penghormatan dan bentuk apresiasi kami terhadap guru-guru di Bengkulu. Kami ACT-MRI Bengkulu bersama BEM Poltekes Bengkulu yang tergabung dalam Aliansi Lintas Komunitas memang telah lama merencanakan kegiatan ini. Sehingga dari persiapan mencari penerima manfaat, mencari para dermawan dan mengimplementasi program tersebut berjalan dengan baik. Program ini ditujukan kepada Guru-guru Pra Sejahtera yang memang, selalu senantiasa mengabdi dalam dunia pendidikan, walaupun dalam keadaan Pandemi saat ini. Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada guru-guru yang telah banyak memberikan waktu dan ilmu untuk kami anak-anak bangsa,” ujar Annisa Al Karimah, sebagai Staff Program ACT Bengkulu.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada guru Non PNS dan guru Ngaji atas Jasa yang telah mereka berikan di dalam dunia pendidikan. Program Aksi Bantu Guru Bengkulu yang telah di implementasikan ini, berupa bantuan Sembako dan Uang Saku yang berasal dari para dermawan Bengkulu yang peduli pada para guru-guru.

“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman ACT, MRI, BEM Poltekes dan Para Dermawan Bengkulu yang telah memberikan perhatiannya kepada saya para guru, khususnya guru ngaji. Saya yang telah 20 tahun lebih mengajar ngaji ini. Cuman 1 harapan saya, yaitu anak-anak bisa tumbuh dewasa dengan paham tentang pelajaran Agama dan memiliki akhlak yang baik. Saya juga menghimbau kepada guru-guru lain, untuk selalu semangat dan sabar dalam megajar anak-anak. Sekali lagi, saya berterimakasih kepada teman-teman sekalian,” ucap pak Burman Guru Ngaji yang berada di Pondok Kubang, Bengkulu Tengah.

Kegiatan Aksi Bantu Guru Bengkulu dilaksanakan di beberapa daerah Bengkulu. Yaitu Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, Kepahiang, Rejang Lebong, Kaur dan Seluma. Ada sebanyak 26 Guru di bengkulu yang menerima manfaat.

Syamsul Fajri Oktario, selaku Kepala Cabang ACT Bengkulu mengatakan “Ini adalah bentuk Apresiasi dan Kepedulian kami terhadap guru-guru di Bengkulu. Karena telah senantiasa berjasa di dalam dunia pendidikan. Apalagi saat pandemi saat ini, ada guru-guru honorer sudah 3 bulan lebih tak lagi mendapatkan pendapatannya dari mengajar, karena anak-anak tidak masuk sekolah. Ini adalah bentuk apresiasi kami, semoga apa yang diberikan ini bisa bermanfaat dan mencukupi kehidupan sehari-hari dan kami dari ACT-MRI Bengkulu bersama BEM Poltekes mengucapkan terimakasih banyak kepada para dermawan atas partisipasinya dalam program Aksi Bantu Guru Bengkulu,” pungkasnya. [Soprian]