PedomanBengkulu.com, Kaur – Semangat religiusitas yang dibangun Cagub Bengkulu nomor 1 bukan kaleng-kaleng.

Helmi Hasan kembali berkunjung ke Kaur, Jumat (30/11). Cagub nomor 1 itu kampanye di 12 desa yang ada di kabupaten berjuluk ‘sease seijean’ tersebut.

Di hadapan ribuan relawan, Helmi mengajak agar pendukungnya itu meningkatkan ibadah. “Perbanyak tahajud, sholat malam,” kata Helmi.

Sholat malam ini, sambung Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu itu, adalah senjata untuk merayu langit.

“Insya Allah, bila kita dekat dengan Allah, kita akan ditolong oleh Allah dan bisa memenangkan Pilgub 2020. Karena Dia lah yang bisa memberikan kerajaan dan mencabut kerajaan dari siapapun yang Ia kehendaki,” ungkapnya.

Tanpa pertolongan Allah, lanjut Helmi, kemenangan akan menjadi hampa.

“Jangan dikira menjadi gubernur itu enak. Tanpa ada campur tangan Allah, itu hanya mendatangkan bencana,” jelas Helmi.

Sementara itu, Waka II DPRD Kaur, Alpensyah meyakinkan masyarakat Kaur bila Helmi Hasan adalah sosok pemimpin yang amanah. Sudah banyak torehan prestasi adik Zulkifli Hasan itu saat menjadi Walikota Bengkulu.

“Kalau kita datang ke Bengkulu, semua jalannya sudah mulus. Semua masyarakatnya mendapatkan bantuan saat Covid-19 lalu,” kata dia.

Alpen pun mengajak agar masyarakat Kaur bersatu memenangkan Helmi – Muslihan.

“Ayo kita satukan tekad, bersama kita bisa memenangkan Pilgub 2020,” tegasnya.

Kampanyekan 20 Kunci Bahagia

Di setiap titik kunjungan, Helmi selalu memaparkan 20 kunci bahagia yang ia usung bersama Muslihan DS. Program ini lahir dari aspirasi masyrakat selama ia berkeliling ke desa-desa.

“Apakah masyarakat Kaur sudah bahagia? Apakah jalan provinsi sudah mulus semua,” tanya Helmi, dan dijawab pendukungnya, “Belum.”

Ia pun berkomitmen untuk memuluskan seluruh jalan provinsi bila terpilih menjadi gubernur. “Di Kota Bengkulu saja, jalan provinsi sudah mulus karena kita ambil alih,” imbuhnya.

Tak cukup dengan jalan mulus, ia berkomitmen membangun penginapan gratis untuk keluarga pasien RSMY. Penginapan ini lengkap dengan makan gratis.

“Kalaupun pasien butuh ambulans, ambulansnya akan kita berikasln secara gratis. Agar tak terjadi lagi, warga Kaur membawa jenazah bayi dengan kantong asoy,” ungkapnya.

Lalu, sambung Helmi, Pemprov ke depannya akan berkomitmen untuk membahagiakan lansia. Para janda tua akan disantuni dan diberi bantuan.

“Janda muda bagaimana? Kita nikahkan, bukan dinikahi, tapi dinikahkan,” ucapnya, disambut tawa pendukungnya.

“Untuk nikah, kita siapkan mobil dinas untuk melamar. Rumah dinas untuk resepsi dan bulan madu,” pungkasnya. [cho/KABARRAFFLESIA.com]