PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Proses pelipatan surat suara untuk Pilkada Rejang Lebong telah selesai dilaksanakan, dari 200.577 surat suara yang dicetak ditemukan sebanyak 359 surat suara yang rusak. Diungkapkan Ketua KPU Rejang Lebong, Restu Wibowo, Surat Suara yang rusak tersebut akan diajukan penggantianya kepada pihak percetakkan.

“Kerusakan surat suara ini diketahui pada saat pelipatan, kerusakan yang terjadi seperti terjadi salah potong, adanya rembesan tinta, warna yang kurang jelas dan ada juga yang sobek. Untuk penggantian akan secepatnya akan kita ajukan ke pihak percetakan agar pada pelaksanaan Pilkada 9 Desember tidak terjadi masalah,” ujar Restu, Senin (24/11/2020).

Ditambahkan Restu, surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong berjumlah sebanyak 200.577 lembar, terdiri dari surat suara sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 193.462 lembar, ditambah 2,5 persen sebagai surat suara cadangan dan 2.000 lembar surat suara untuk pemilihan ulang.

“Surat suara ini tiba pada hari Rabu (18/11) malam lalu, kemudian pada 21-23 November dilakukan pelipatan dengan melibatkan 50 orang mahasiswa IAIN Curup bertempat di Gudang Logistik KPU Rejang Lebong di Jalan S Sukowati Curup dengan penjagaan petugas Polres dan Kodim 0409/Rejang Lebong,” kata Restu.

Selain surat suara, logitik yang juga telah tiba di Rejang Lebong yakni kotak suara sebanyak 576 unit, bilik suara sebanyak 1.152 unit, serta tinta dan ember.

“Untuk logistik seperti APD untuk petugas Ad Hock, berbagai jenis form masih dalam proses pengiriman dari Jakarta. Dalam waktu dekan mudah mudahan akan tiba di Rejang Lebong. Termasuk Surat Suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil gubernur,” pungkas Restu. [Julkifli Sembiring]