PedomanBengkulu.com Rejang Lebong – Lembaga Pemasyrakatan Kelas II A Curup telah memiliki klinik Kesehatan Berizin. Peresmian Klinik Kesehatan yang baru pertama di Lembaga Pemasyarakatan Provinsi Bengkulu ini diresmikan oleh Direktur perawatan kesehatan dan rehabilitasi Direktorat Jendral pemasyarakatan Kemnkum Ham RI A. Yuspahruddin, Rabu (18/11/2020).

” Klinik kesehatan Lapas ini nantinya akan dimanfaatkan warga binaan Lapas Kelas II Curup. Ini merupakan kebijakan Direktorat Lembaga Pemasyarakatan, yang bertanggungjawab untuk melakukan perawatan kesehatan yang menjadi hak setiap warga binaan,” kata Yuspahruddin.

Disampaikan Yuspahruddin, dari 520 Lembaga Pemasyrakatan dan Rumah Tahanan di Indonesia, saat ini barua ada 69 klinik kesehatan untuk pelayanan kesehatan bagi Narapidana.

” Untuk provinsi Bengkulu baru Lapas Curup ini yang memiliki Klinik kesahatan yang berizin. Ini bisa terjadi dan diresmikan hari ini karena adanya sinergitas antara pemerintah setempat dengan kesepakatan lapas dan ini juga merupakan bentuk tanggungjawab pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan warga binaan Lapas,” kata Yuspahruddin.

Diungkapkan Yuspahruddin, warga binaan lapas ini untuk sementara waktu hak kebebasannya di cabut oleh negara, namun untuk hak memperoleh kesehatan menjadi tanggungjawab negara.

“Mereka yang berada di lapas ini hak kebebasannya dicabut oleh negara, tapi untuk hak memperoleh kesehatan harus menjadi tanggungjawab negara dan ini diatur dalam Undang-Undang Dasar. Untuk pemenuhan hak mereka inilah maka kita menyiapkan klinik kesehatan dan tentu saja klinik kesehatan ini wajib memiliki payung hukum. Pendirian Klinik kesehatan disini merupakan upaya yang telah dilakukan oleh Ka Lapas dengan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong,” kata Yuspahruddin.

Dia berharap, apa yang sudah dilakukan Lapas Curup dapat memacu bagi Lapas/Rutan lainnya untuk menyediakan Klinik Kesehatan seperti ini.

Dalam kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas II A Curup Heri Azhari mengatakan, jika klinik tersebut telah memiliki izin yang sah dari Dinas Kesehatan Rejang Lebong.

“Kami mendapat dukungan, pemerintah Rejang Lebong izin resmi dari Dinas Kesehatan Rejang Lebong juga sudah ada. Berdasarkan itulah kami akhirnya lakukan peresmian klinik ini. Keberadaan klinik di Lapas Curup ini sangat penting untuk kepentingan kesehatan penghuni Lapas. Untuk pelayanan Kesehatan kita memiliki tiga tenaga medis dengan penanggung jawab dokter yang akan melakukan penanganan di klinik tersebut,” Kata Heri. [Julkifli Sembiring]