PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Upaya peningkatan pembangunan desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Sekayun Mudik kecamatan Bang Haji kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Rabu (25/11/2020) pagi mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) untuk tahun 2021 mendatang bersama masyarakat desa.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Desa (Kades) Sekayun Mudik Ady Yanto yang bertempat di Kantor Desa beserta masyarakat dan dihadiri pihak kecamatan dan pendamping desa, untuk melakukan rancangan usulan pembangunan yang akan dilaksanakan ditahun 2021 mendatang.

Kepada PedomanBengkulu.com Ady menjelaskan untuk sementara ini ada 4 item yang menjadi pokok pembangunan desa ditahun 2021 mendatang. Yakni:

1.Pemberdayaan Masyarakat Desa
2. Perehapan jalan JUT
3.Pembangunan jalan JUT
4. Perehapan jalan JUT

“Dari anggaran dana dess (DD) yang didapatkan, sebesar 25 persen untuk bantuan bencana non alam (Covid-19) yakni bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) selama satu tahun. dan jika nanti mencukupi baru 4 item tadi kiat kerjakan yang mana yang akan di utamakan nantinya,” jelas Kades.

Sementara itu Ady Yanto juga menjelaskan, di tahun 2021 sesuai peraturan kementerian desa dan pemerinta daerah kabupaten Benteng, DD sendiri lebih diutamakan untuk pemberdayaan masyarakat agar perekonomian masyarakat desa Sekayun Mudik meningkat dan dapat keluar dari kesuliat ditengah Covid-19.

“Akses-akses jalan kebun haruslah lebih baik, agar masyarakat dapat mengangkut hasil pertanian mereka sehingga roda perekonomian di masyarakat dess Sekayun Mudik berjalan baik,” ujarnya.

Namun yang menjadi pertimbangan berat Pemdes Sekayun Mudi, kepada PedomanBengkulu.com Ady Yanto menjelaskan, untuk bantuna BLT-DD selama 1 tahun penuh yang natinya akan disalurkan sebesar Rp 300 ribu per bulan bagi penerima manfaat. Takut tidak mencukupi jika 25 persen dari anggaran DD.

“Jika tidak ada perubahan, dari 25 persen tersebut selam 1 tahun takutnya tidak mencukupi. Maka dari itu, untuk pembangunan kita akan lebih selektif lagi dalam penempatannya,” tegas Ady. [Hendri Suwi/ADV]