PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Oknum Kepala Desa diwilayah Kecamatan Sindang Beliti Ulu Kabupaten Rejang Lebong pemilik Senjata Api Rakitan Jenis FN dan 11 butir peluru terancam 20 tahun penjara. Disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno didampingi Waka Polres Kompol Kompol Edi Syafrudin SH melalui Kasat Reskrim AKP. Ahmad Musrin Muzni, SH, Oknum kades tersebut melanggar Pasal 1 Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951.

“Oknum Kades terancam hukuman seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun. Dari pengakuan tersangka, ia memperoleh senjata tersebut dari temannya dengan cara gadai senilai Rp 3.300.000 pada bulan Juli tahun 2019 yang lalu. Untuk rekan Oknum kades ini identitasnya sudah kita kantongi dan telah masuk dalam daftar pencairan orang,” ujar Kasat, Senin (24/11/2020).

Ditambahkan Kasat, pihaknya juga akan melakukan uji balistik terhadap senjata yang dimiliki oknum kades tersebut, untuk mengetahui apakah senjata tersebut telah pernah digunakan atau tidak.

“Pengakuan tersangka, Senjata tersebut belum pernah digunakan selama ada padanya, namun untuk membuktikanya akan kita lakukan uji Balistik ke Puslatfor di Palembang,” kata Kasat.

Terkait Peluru senjata laras panjang sebanyak 9 butir yang juga diamankan dari tangan tersangka, penyidik Polres Rejang lebong masih melakukan pendalaman apakah masih ada senjata lain yang dimiliki tersangka atau tidak.

“Pengakuan tersangka, ia hanya memiliki 1 unit senjata yakni jenis FN tersebut namun kita terus melakukan penyelidikan karena peluru tajam tersebut tidak cocok digunakan untuk senjat laras pendek,” pungkas Kasat. [Julkifli Sembiring]