PedomanBengkulu.com, Seluma – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Seluma, akhirnya resmi mengeluarkan putusan terkait kasus dugaan pertemuan antara Panitia Pengawas Desa (Panwasdes) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dengan anak calon Bupati Seluma, yang juga ketua DPC partai politik di Kabupaten Seluma. Hasil dari putusan tersebut, Bawaslu memberikan sanksi terhadap dua orang anggota panwas berupa pemberhentian.

“Pleno sudah kami lakukan, dan putusan sudah ada, dan kami memutuskan untuk memberikan sanksi berupa pemberhentian terhadap dua orang yang merupakan Panwascam dan Panwasdes. Sedangkan untuk anggota panwas yang lain kami berikan sanksi berupa teguran keras,” jelas anggota Bawaslu Kabupaten Seluma, Suryadi (24/11/2020).

Selain itu Bawaslu menyatakan pertemuan antara panwas dengan anak calon Bupati tersebut, dinyatakan terbukti. Oknum anak calon Bupati memang sengaja datang untuk menemui anggota Panwas, untuk membahas mengenai rekrutmen panwas yang telah dilakukan dan Pilkada 2020.

“Benar sudah dinyatakan terbukti, tetapi pertemuan tersebut bukan sengaja dilakukan pengumpulan, melainkan dia (anak calon Bupati) sengaja mendatangi panwas yang memang saat itu sedang berkumpul,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pertemuan antara panwas dengan anak calon Bupati diketahui berdasarkan rekaman suara. Dalam pertemuan tersebut, oknum juga mencatut nama anggota Bawaslu Suryadi, yang ia sebut sebagai sekretaris pengurus organisasi keagamaan di Kabupaten Seluma. [IT2006]