Direktur Eksekutif Fixpol Media Polling, Muhammad Anas, saat merilis hasil suvei lembaganya kepada awakmedia, pada Senin (23/11/2020) petang di Hotel Seruni Bengkulu.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Lima belas hari menjelang Pilkada yang jatuh pada 09 Desember 2020 mendatang lembaga survei Fixpoll Media Polling Indonesia menunjukkan data yang mengejutkan.

Terutama mengenai opini sosial kemasyarakatan berkenaan dengan kepemimpinan Rohidin Mersyah selama menjabat Gubernur.

Hasilnya, 8,5 persen yang disurvei menyatakan tidak puas, 28,2 persen kurang puas 28,2 persen, 41,2 persen netral, 20,4 puas dan 1,7 sangat puas.

Ketika ditanya apakah mereka yang disurvei itu ingin Rohidin Mersyah kembali menjadi gubernur, sebanyak 61,2 persen menjawab tidak dan 38,8 persen menyatakan ya.

Hal itu, disampaikan ketika lembaga survei tersebut memaparkan hasil rekap polling dukungan yang telah berlangsung. Terhitung, survei singkat yang dilakukan lembaga itu hanya berjalan sejak bulan Juli hingga November 2020.

Seusai menjabarkan hasil survei sekitar 90 menit, Direktur Eksekutif Fixpol Media Polling, Muhammad Anas mengatakan sangat kelihatan bahwa dari tiga paslon, hanya dua yang mendapat tren elektabilitas yang meningkat. Serta, ada satu polling suara yang menurun.

“Kalau kita bandingkan dengan data Juli kemarin, Helmi-Muslihan dukungan elektoralnya 19,7 persen,” kata Muhammad Anas kepada awakmedia, pada Senin (23/11/2020) petang di Hotel Seruni Bengkulu.

Kemudian, Anas melanjutkan hasil survei saat ini terpotret polling suara yang dihasilkan paslon nomor urut satu, hanya 16,4 persen. Itu artinya, suara yang dimiliki pasangan tersebut menurun sekitar 3,3 persen.

“Lalu pasangan Rohidin dan Rojonsyah yang pada bulan Juli polling suaranya berjumlah 22,3 persen, perbulan November ini naik menjadi 31,2 persen,” paparnya.

Sedangkan, hasil polling yang dilakukan lembaga survei terhadap pasangan Agusrin dan Imron, pun menunjukkan peningkatan. Dimana, pada bulan Juli lalu dukungan elektoralnya sekitar 27,8 persen naik menjadi, 43,1 persen.

“Itu artinya dukungan untuk pasangan Agusrin dan Imron naik sekitar 15,3 persen. Sedangkan, dukungan untuk Rohidin dan Rosjonsyah naik sekitar 8,9 persen,” pungkas Anas. [Alfi]