PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Untuk menekan angka golput, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Tengah (Benteng) Gencarkan sosialisasi Pemilihan Gubernur Bengkulu 2020 kepada Pemilih Pemula pada Sabtu, (31/10/2020). Sosialisasi ini guna maksimalkan partisipasi pemilih 2020 dan menekan angka golput di Bengkulu Tengah.

Brotoseno selaku Ketua Komisioner KPUD Benteng saat ditemui awak media menjelaskan, Benteng yang hanya mengikuti pemilihan gubernur dan wakil gubenur pada tahun 2020 ini menjadi tantangan tersendiri. Mengingat penyelenggaraan pemilu kepala daerah 2020 masih dalam situasi pandemi Covid-19. KPU Benteng berupaya memaksimalkan kegiatan sosialisasi di masyarakat untuk datang ke TPS pada 9 Desember 2020 mendatang untuk menggunakan hak suaranya dalam pemilihan.

“Kita mengajak kepada pemilih pemula untuk berperan serta menyampaikan hak pilihnya.” jelas Brotoseno.

Selain itu Brotoseno juga mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini, mendatangi pemilih pemula yang sudah berhak menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan atau pesta demokrasi pemilihan gubernur Bengkulu yang selama ini masih kurang mendapatkan perhatian dari sebagian besar masyarakat atau Pemerintah.

“Pemilih pemula ini adalah pemilih baru yang mestinya rasional dalam menggunakan hak pilihnya, jangan sampai hak pilih kalian terbeli dengan rupiah yang tidak ada artinya,” tegasnya.

Sementara itu Aulia Rahman Gunawan (18) selaki pelajar Madrasa Alia Darussalam, warga Desa Lubuk Unen kecamatan Meringgi Kelindang selaku peserta pemilih pemula menjelaskan, kegiatan sosialisasi memberikan manfaat dan wawasan baginya yang mana baru pertama kali menjadi peserta pemilih.

“Kalau saya, kalau ada oknum yang memberikan uang. Itu tidak saya terima, karena kita harus menggunakan hak pilih kita sesui hati nurani,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan demi dapat menggunakan hak pilihnya, sesuai apa yang telah KPU paparkan. Bagi pemilih pemula yang belum memiliki KTP seperti dirinya, segera melakukan perekaman ke dinas Dukcapil guna pada 9 Desember mendatang dapat menggunakan hak pilihnya.

“karena saya pemilih pemula yang belum memiliki KTP, saya akan secepatnya membuat KTP agar hak pilih saya dapat digunakan,” pungkasnya. [Hendri Suwi]