PedomanBengkulu.com – Sempat lama tertunda, Dedy Wahyudi yang akrab disapa Dewa, akhirnya sah menyandang gelar doktor, setelah menuntaskan ujian S3 di Gedung FEB Universitas Bengkulu (Unib), Rabu (30/12/2020).

Dengan disahkannya gelar doktor, Dewa tak lama lagi bergelar lengkap Dr. Dedy Wahyudi, SE, MM. Gelar ini akan diresmikan saat ujian terbuka, yang rencananya akan diberikan pada bulan depan.

Didampingi istri, Dian Fitriani, SE, Wakil Walikota Bengkulu ini melaksanakan ujian tertutup selama sekitar 2 jam. Dewa menyelesaikan disertasinya dengan mengambil tema “Strategi Televisi Lokal dalam Menarik Pemirsa dan Menjaring Iklan di Provinsi Bengkulu”.

Ujian disertasi tertutup ini Diketuai Promotor, Prof. Dr. Kamaludin, Se, MM dengan Co Promotor 1, Dr. Drs. Syaiful Anwar AB, SU dan Dr. Mas Agus Firmansyah, S.Sos, M.Si serta Sekretaris Program, Dr. Rina Suthia Hayu, SE, MM.

Dewa berhadapan dengan tiga penguji, yakni Dr. Muhartini Salim, SE, MM, Dr. Muhammad Rusdi, SE, M.Si dan Dr. Gushevinalti, S.Sos, M.Si.
Ujian tertutup dilakukan secara daring, dengan penguji dan peserta berada di tempat terpisah, mengingat situasi masih dalam masa pandemi covid.

Ujian tuntas tepat pukul 10.05 WIB, dengan nilai A. Dewa pun sah menyandang gelar Doktor. “Alhamdulillah, dapat nilai A,” ujar Dewa sumringah saat keluar dari ruang ujian.

Disertasi Dewa sendiri mengangkat soal peluang ekonomi dalam jurnalistik. Terkhusus dunia TV lokal di Provinsi Bengkulu, yang mampu bersaing dengan TV nasional.

Ini maklum, lantaran Dewa merupakan mantan General Maneger RBTV, sebelum dipercaya masyarakat Bengkulu, menjadi Wakil Walikota Bengkulu mendampingi Walikota Bengkulu, Helmi Hasan.

“Terimakasih keluarga yang terus mensupport, terimakasih dukungan para promotor dan penguji. Terimakasih sahabat saya Helmi Hasan. Juga terimakasih masyarakat Bengkulu yang mendoakan kami. Terimakasih RBTV, BETV dan ESA TV. Semoga ilmu ini bisa bermanfaat untuk semua,” kata Dewa.

Sedikit mengulas, disertasi yang dibahas Dewa, yakni peluang ekonomi dalam dunia jurnalistik, sehingga mampu hidup dalam persaingan.
Kiat-kiat media massa untuk mengangkat branding, juga diutarakan dalam disertasi ini.

“Rencananya hasil disertasi ini akan kita buatkan buku. Sehingga bisa menjadikan acuan bagi masyarakat, khususnya insan pers,” jelas Dewa.

Tak lupa, Dewa juga memberi semangat untuk junior-juniornya di Unib, agar terus bersemangat memacu ilmu.

“Adik-adikku, terus bersemangat meningkatkan ilmu, sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kita bangga, Unib bisa bersaing dan mampu menunjukkan kita mampu berbuat untuk negara. Camkoha,” tukas Dewa. [bro/BencoolenTimes.com]