PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Setelah selesai melakukan perekrutan kelompok penyelenggara pemungutan surat suara (KPPS) dan pengawas TPS atau sering kita dengar dengan sebutan linmas, yang totalnya mencapai sebanyak 2.259 orang, komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) memastikan agar penyelenggara Pemilu terbebas dari virus corona (Covid-19) dan melakukan tahapan pemeriksaan kesehatan atau rapid test dan terdapat 109 orang yang dinyatakan reaktif.

Dijelaskan Sekretaris KPU Benteng, Raja Sahnan SP MM saat ditemui PedomanBengkulu.com Selasa, (1/12/2020) dari 251 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kabupaten Benteng, diketahui KPU Benteng telah melakukan perekrutan terhadap KPPS dan Linmas Dengan rincian, 7 orang KPPS dan 2 orang Linmas di setiap TPS yang tersebar disetiap desa yang ada di kabupaten Benteng.

“Semua calon KPPS dan Linmas TPS sudah dirapid semua. Dari 2.259 orang yang menjalani pemeriksaan, ada 109 orang yang dinyatakan reaktif,” jelas Raja Sahnan SP MM.

Sementara itu bagi yang reaktif, Raja juga menjelaskan KPU akan tetap mempertahankan mereka dan meminta semuanya menjalani pengambilan sampel uji swab. Sekalipun dinyatakan positif, yang bersangkutan masih akan dipertahankan. Hanya saja, mereka di non aktifkan saat hari pencoblosan nanti.

“Sementara tidak akan diganti sembari menunggu hasil swab keluar. Jika nanti hasilnya positif, maka akan dirapatkan dulu bersama Ketua dan Komisiner KPU,” pungkas Raja. [Hendri Suwi]