PedomanBengkulu.com, Seluma – Pandemi Covid-19 yang mulai melanda Indonesia termasuk Kabupaten Seluma pada Maret 2020 lalu, membuat pergeseran anggaran di pusat dan daerah terpaksa dilakukan. Berbagai anggaran yang sudah direncanakan, terpaksa dialihkan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19. Meski begitu pengalihan anggaran tersebut, tetap dilakukan pengawasan dari upaya tindak pidana korupsi.

Polres Seluma saat ini telah resmi melakukan penyelidikan, terhadap dugaan adanya penyimpangan atau penyelewengan, dalam pengunaan dana Covid-19. Diketahui di Kabupaten Seluma Pemerintah Daerah menganggarkan Rp. 11,6 miliar untuk Satgas Covid-19 (Semula Gugus Tugas).

Kapolres Seluma, AKBP. Swittanto Prasetyo menyatakan, saat ini pihaknya sedang dalam tahapan awal melakukan penyelidikan, dengan melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan.

“Masih kami lidik, kami mendapat informasi maka dari itu kami dalami dulu. Sudah ada beberapa yang kami klarifikasi,” jelas Swittanto (23/1/2021).

Adapun pengunaan dana Covid-19 ditujukan untuk menangani pasien, melakukan serangkaian test seperti rapid test, PCR, dan antigen, pembelian alat pelindung diri, hingga pemberian honorarium untuk petugas yang terlibat dalam Satgas Covid-19. Pada tahun ini Pemkab Seluma kembali menganggarkan sebesar Rp. 1 miliar untuk berbagai kegiatan penanganan dampak Covid-19. [IT2006]