PedomanBengkulu.com, Seluma – Perwakilan manajemen minimarket waralaba Indomaret di Kabupaten Seluma, tidak menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi III DPRD Kabupaten Seluma selasa (19/1/2021) siang. RDP digelar mengenai masalah perizinan dan operasional minimarket di Seluma.

“Sudah kami undang, tetapi manajemen tidak hadir,” jelas anggota Komisi III DPRD Kabupaten Seluma, Okti Fitriani.

Dijelaskan Okti, DPRD meminta agar Pemkab Seluma dapat menindak tegas minimarket tersebut, karena tidak memenuhi persyaratan perizinan untuk dapat beroperasi.

Baca: Gerai Waralaba Indomaret Ditutup

“Kami merekomendasikan ke Pemda untuk menutup secara keseluruhan Alfamart dan Indomaret, karena lasan pertama banyak persyaratan yang belum dipenuhi. Keluarnya izin tanpa adanya rekomendasi dari Disperindagkop dan dinas lain,” jelasnya.

Dewan juga menyoroti mengenai tidak adanya produk lokal asal Seluma, yang tidak tersedia dan dijual di gerai minimarket. Padahal hal tersebut merupakan salah satu syarat yang diminta Disperindagkop UKM dalam memberikan rekomendasi.

“Kemudian belum tersedianya produk lokal masyarakat Kabupaten Seluma yang dijual disana, sepanjang mereka belum bisa memenuhi itu kami minta itu ditutup,” jelasnya.

Adapun kegiatan RDP ini merupakan tindak lanjut atas penutupan yang dilakukan Disperindagkop UKM Seluma, terhadap gerai baru Indomaret di Jalan Bengkulu-Manna, kelurahan Sembayat Kecamatan Seluma Timur. [IT2006/ADV]