PedomangBengkulu.com, Rejang Lebong – Empat anak berhadapan hukum ( ABH) pelaku pengeroyokan dua Personil TNI yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman 4,6 tahun hingga 7,6 tahun Penjara. Disampaikan Humas Pengadilan Negri Curup Nur Ihsan SH MH, tuntutan ke 4 ABH tersebut dibacakan JPU pada sidang yang dilaksanakan, Selasa (26/1/2021).

“Tuntutan kepada 4 ABH berbeda, untuk pelaku RW, KP, dan MA yang berkas perkaranya digabung dituntut 4,6 tahun penjara karena melanggar pasal 170 ayat 2 KUHP sedangkan satu ABH lainya yakni JU dituntut 7,6 tahun penjara karena melanggar pasal 338 KUHP,” kata Nur Ihsan.

Disampaikan Nur Ihsan untuk kasus anak tuntutan hanya dilakukan setengah dari tuntutan maksimal dari ancaman pidana orang dewasa.

“Tuntutan anak itu standarnya setengah dari hukuman maksimal, misalnya pasal 170 ayat 2 ke 2 ancaman hukumannya 9 tahun karena ini pelaku adalah anak maka tuntutan yang dibuat jaksa tergolong tinggi yakni 4,6 tahun,” kata Nur Ihsan.

Untuk tahapan selanjutnya, lanjut Nur Ihsan, akan dilakukan pembelaan oleh kuasa hukum ABH tersebut, pembelaan ini dijadwalkan pada hari Kamis (27/1/2021).

” Estimasi kita penjatuhan putusan untuk 4 ABH ini akan dilaksanakan pada hari senin pekan depan,” pungkas Nur Ihsan.

Ke 4 ABH tersebut terpaksa duduk dipersidangan karena didakwa melakukan tindakan pengeroyokan terhadap 2 orang anggota TNI dan berakibat meninggalnya Prada Yofan Setiadi dan Peratu Agus Salim mengalami luka berat. Keduanya merupakan personil Yonif 144/JY Curup yang dikeroyok pada malam pergantian tahun (31/12/2020) di Balai Agung Lapangan Setia Negara Curup. [Julkifli Sembiring]