PedomanBengkulu.com, Seluma – Kejaksaan Negeri Seluma, terus melanjutkan penanganan dugaan tindak pidana korupsi, pada proyek perehaban gedung Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma 2019. Penanganan perkara masih dalam penyelidikan, dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan. Hal ini disampaikan oleh Kajari Seluma, M. Ali Akbar usai berkunjung ke Sekretraiat Daerah (Setda) Kabupaten Seluma (27/1/2021).

“Masih terus berlanjut, dan sekarang dalam penyelidikan,” jelas Ali.

Namun Ali menyatakan kedatangannya bukan terkait proses penyelidikan kasus korupsi, termasuk proyek perehaban gedung Dispendik. Ia menyatakan kunjungan terkait koordinasi dan silaturahmi dengan Bupati Seluma.

“Kami silaturahmi dengan Bupati, awal 2021 untuk menyamakan persepsi mengenai pembangunan di Seluma,” jelasnya.

Sementara itu diketahui perwakilam Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Bengkulu, datang ke Kantor BPKD Kabupaten Seluma pada kamis (27/1/2021) siang. Tim BPKP yang beranggotakan enam orang melakukan rapat tertutup dengan jaksa Kejari Seluma.

“BPKD hanya meminjamkan tempat, tidak ada hubungannya dengan kami,” jelas Kepala BPKD Kabupaten Seluma, Marah Halim.

Tak hanya itu BPKP juga datang mengunjungi lokasi gedung Dispendik yang saat ini proses perehaban gedungnya mangkrak. Tim hanya melakukan pengecekan dari mobil, dan tidak turun ke lokasi gedung.

“Terkait gedung dinas pendidikan, kami hanya mendampingi,” jelas Kasi Pidsus Kejari Seluma, Ahmadi. [IT2006]