Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Tengah – Selang beberapa hari setelah desa Sedorejo, kali ini desa Abusakim kecamatan Pondo Kelapa kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengalami kemalingan hewan ternak sapi dimana kejadian pencurian dilakukan pelaku dini hari Senin (11/01/2021) kurang lebih pukul 04.30 WIB hingga menjelang sholat subuh.

Mulyantoni selaku Kepala Desa (kades) kepada Pedomanbengkulu.com menceritakan kronologis kejadian pencurian hewan ternak milik warganya atas nama Kardiman diketahui pukul 06.00 Wib pagi setelah korban datang ke kandang sapi berniat untuk mengeluarkan sapi milik korban. Namun sebelumnya pada pukul 04.00 saat korban memantau kondisi kandang sapinya, sapi milik korban masih ada.

“Sebelumnya jam 4 dia memeriksa kandang sapinya, sapinya masih ada. namun pagi saat mau mengeluarkan sapinya, sapinya sudah tidak ada dan tidak jauh dari kandang terdapat perut sapi dan darah bekas penyembelihan,” ungkap Kades.

Mulyantoni juga menjelaskan, sapi milik warganya yang hilang sebanyak dua ekor sapi dan korban diperkirakan mengalami kerugian 30 puluhan juta rupiah.

“Saat ini sudah dilaporkan, dan kedepan kita juga memintak warga untuk aktif ronda malam dan berkordinasi dengan Pemdes dan Babinsa serta Babinkamtibmas,” jelasnya.

Sementara Sagiran SH Kapolsek Pondok Kelapa saat dihubungi, membenarkan kejadian pencurian hewan ternak di kecamatan Pondok Kelapa selang beberapa hari kembali terjadi. Dan saat ini sudah 3 kasus pencurian hewan ternak ditangani Polsek Pondok Kelapa, yang mana dua minggu terakhir kejadian terjadi di desa Sri Kuncoro, Kamis (7/1) di desa Sidorejo dan hari ini warga Abusakim kembali melaporkan mengalami kehilangan sapi milik Kardiman.

“Iya benar mas, dengan ini sudah 3 kasus pencurian hewan ternak,” ungkap Kapolsek.[Hendri Suwi]